
TABANAN – Kecelakaan merenggut korban, kembali terjadi di jalur Denpasar Gilimanuk yang dikenal sebagai jalur maut. Seorang pemotor yang dibonceng tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari , Minggu (4/9/2022) tengah malam di Banjar Lumajang, Desa Samsam, Kerambitan. Satu lagi yang membawa motor mengalami luka parah.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kecelakan maut tersebut terjadi sekitar pukul 23.45 Wita. Saat itu korban Yosef Mobata (31) asal NTT datang dari Denpasar mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX Nopol 8487 HG tanpa mengenakan helm. Dia membonceng rekannya Yosafat Manuel (24) asal Kupang.
Setiba di Lokasi kejadian dekat Pura Dalem Desa Adat Lumajang, Samsam Kerambitan, dari arah berlawanan datang kendaraan yang tidak diketahui identitasnya menyalip kendaraan lain di depannya langsung menghantam korban. Bukannya menolong mobil yang tidak diketahui identitasnya tersebut memilih kabur ke arah Denpasar.
Akibat hantaman keras tersebut pengendara dan yang dibonceng terjatuh. Kerasnya hantaman kendaraan roda empat tersebut, yang dibonceng Yosafat Manuel (24) mengalami pecah kepala meninggal di tempat. Sementara pengendara motor Yosef Mobata mengalami luka robek dahi kanan,patah tulang kering kaki kanan ,patah tulang paha kanan dalam keadaan sadar dirawat di RSUD Tabanan.
Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti ketika dikonfirmasi menjelaskan, kecelakaan terjadi diduga karena ada kendaran sejenis mobil dari arah Gilimanuk menghantam korban yang berboncengan. Karena kedua pemotor tidak memakai helm pengaman, membuat yang dibonceng mengalami pecah kepala langsung tewas di tempat. Sementara pengendara motor mengalami luka sangat parah.
“Kami masih melakukan lidik dan mengejar kendaraan yang diduga menabrak korban,” jelasnya, Senin (5/9/2022). (jon)








