
DENPASAR – Badan Intelijen Negara Daerah Bali (BINDA Bali) terus bergerak melakukan percepatan vaksinasi booster. Seperti pada Jumat (2/9/2022), kegiatan vaksinasi digelar dengan mengambil tempat di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, serangkaian Pasar Rakyat.
Vaksinasi dan Pasar Rakyat bertajuk ‘Berbelanja dan Berbagi’ itu, dilaksanakan atas kolaborasi BINDA Bali dengan Pangdam IX Udayana, Polda Bali, Gojek, Pemkot Denpasar, Kemenkes, serta TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali.
Kepala BINDA Bali, Brigjen Pol Hadi Purnomo menerangkan, pihaknya terus berupaya mendorong percepatan vaksinasi. Selain kaitan menyambut KTT G20, hal tersebut dilakukan untuk lebih mendekatkan dan mempermudah akses layanan vaksinasi kepada masyarakat. Apalagi, vaksinasi booster saat ini juga menjadi syarat perjalanan domestik dan pusat perbelanjaan.
“Vaksinasi kami laksanakan mulai pukul 07.00 Wita. Jenis vaksin yang kami sediakan yaitu Pfizer, Sinovac, Sinopharm,” ucapnya.
Bukan hanya masyarakat yang belum booster, kegiatan vaksinasi bersangkutan juga menyasar mereka yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Lebih lanjut, dia mengajak segenap masyarakat untuk menyolidkan barisan dalam upaya percepatan capaian vaksinasi. Itu juga sekaligus untuk mendukung pemulihan pariwisata, sehingga dapat segera bangkit. Terlebih sangat diyakini, ketika masyarakat sehat, maka sendi kehidupan dapat berjalan normal.
Dalam layanan bersangkutan, para calon peserta vaksinasi dipersyaratkan untuk membawa KTP/KK asli dan fotocopy. Khususnya untuk yang hendak mendapatkan vaksinasi booster, maka diwajibkan untuk sudah mendapatkan vaksin dosis dua minimal tiga bulan.
“Untuk anak berusia 6 tahun, itu sudah bisa divaksin. Begitu pula remaja dengan usia 18 tahun, juga sudah bisa dilaksanakan booster,” imbuhnya. (adi/jon)








