
TABANAN – Warga Banjar Dakdakan , Abiatuwung, Kediri dihebohkan dengan penemuan orok yang masih dengan tali pusar di gundukan pasir di tengah sungai Yeh Sungi, Dakdakan, Abiantuwung, Kediri, Jumat (7/2022) pagi. Orok tersebut ditemukan warga yang memasang bubu ikan.
Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 07.00 Wita, saksi I Komang Agus Arnaya (36) asal Banjar Carik Padang,vDesa Nyambu, Kediri sedang memasang bubu ikan. Saat itulah, saksi dikejutkan dengan penemuan orok yang terdampar di gundukan pasir di tengah sungai Yeh Sungi. Awalnya saksi mengira itu bukan mayat orok tetapi bangkai binatang. Namun setelah didekati ternyata benar orok dengan tali pusar masih ada.
Hal tersebut kemudian disampaikan kepada pemangku yang sedang ada di sawah di carik panti. Saksi pemangku kemudian turun ke lokasi memastikan . Setelah didekati, ternyata adalah orok yang dalam dalam posisi tertelungkup di tas pasir. Saksi akhirnya melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Kediri.
Atas laporan tersebut, petugas dari Polsek Kediri langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi mayat orok yang diduga baru dilahirkan tersebut sudah dalam keadaan meninggal dengan bekas lebam ditubuh dan sudah membengkak. Saat ditemukan masih menempel tali pusar. Orok tersebut selanjutnya dibawa ke ruang jenasah RSUD Tabanan untuk divisum.
Kapolsek Kediri AKP I Kadek Ardika membenarkan penemuan orok tersebut. Mayat orok tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Tabanan untuk divisum. Sejauh ini belum diketahui, siapa yang membuang orok tersebut.
“Masih dalam proses penyelidikan, pelaku pembuang orok belum diketahui, masih lidik,” ucapnya. (jon)








