
TABANAN – Kebakaran hebat menghanguskan rumah beserta isinya milik I Wayan Metayasa (42) Warga Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Pupuan, Selasa (28/6/2022) pagi. Kebakaran diduga disebabkan arus pendek jaringan kabel listrik tersebut, menyebabkan korban mengalami kerugian material sekitar Rp 175 Juta.
Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran hebat tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita saat rumah kosong. Saat kejadian, korban bersama istri, salah satu anaknya dan orang tua apergi ke kebun sejak pukul 07.30 Wita. Sementara anak sulungnya pergi ke sekolah.
Sekitar pukul 09.00 Wita, korban diberitahu istrinya kalau rumah mereka terbakar. Istri korban mendapat telepon dari tetangga yang memberitahukan kalau rumah mereka terbakar. Mendapat telepon tersebut, korban dan keluarga bergegas pulang. Begitu sampai di rumah korban bersama keluarga terkejut dan sedih melihat rumah ukuran 5 X 7 meter beserta isinya,ludes terbakar, tinggal puing.
Tidak ada satupun barang yang berhasil diselamatkan. Seperti pakaian, alat elektronik, ijazah, rapor anak, tiga BPKB motor, empat kasur, dua senapan gas serta perhiasan emas serta barang lainnya. Dengan nilai kerugian material diperkirakan sekitar Rp 175 juta.
Atas kejadian tersebut petugas dari Polsek Pupuan langsung turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan dan rekonstruksi di lapangan sekaligus meminta keterangan saksi.
Kapolsek Pupuan AKP I Made Budiarta ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil rekonstruksi di lokasi, penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik pada jaringan kabel di dalam rumah korban.
“Penyebab pastinya masih diselidiki, namun kesimpulan sementara diduga karena arus pendek listrik,” tandasnya. (jon)








