Dua Pemasok Beras ASN Tabanan Di-Suspend, PDDS Langsung Sidak

0
116
Ketua Dewan Pengawas PDSS dan Direktur Bisnis saat sidak ke salah satu penyosohan beras di Kediri

TABANAN – Keinginan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) membangun branded beras Tabanan memang memiliki tantangan cukup berat. Meski sesungguh Beras Tabanan sudah menjadi trade mark tersendiri, namun ada saja yang berupaya ‘bermain’.

PDDS sebagai penyalur tunggal beras premium untuk seluruh ASN di Tabanan, tentu ingi memuaskan konsumen. Namun beberapa bulan belakangan, ada keluhan dari beberapa OPD kalau kualitas beras yang diterima, PDDS lewat Perpadi langsung men-suspend dua penyosohan beras. Memastikan beras yang disalurkan perpadi memang beras premium, Ketua Dewan Pengawas I Gede Urip Gunawan dan Direksi PDDS langsung melakukan sidak ke sejumlah penyosohan beras, Jumat (13/5/2022).

Petugas membagi menjadi dua tim. satu tim dipimpin ketua Badna pengawas dna Direktur Bisnis PDDS melakukan sidah penyosohan beras di wilayah Kediri dan Tabanan. Sementara satu tim yang dipimpin Dirut PDDS Kompyang Gede Pasek Weda melakukan sidak ek wilayah Kerambitan dan Selemadeg Timur. Dari pengecekan yang dilakukan, kebetulan tidak satupuan dari penyosohan yang disidak sedang melakukan pengolahan gabah menjadi beras. Bahkan di salah satu penyisihan UD Merta Asih Beraban, kediri terlihat ada sedikit gabah dijemur. Tidak aktivis penyosohan meski ada gabah kering giling belasan ton. sementara di dua temp[at lainnya juga tidlka ada aktivoitas penggilingan,tapi lantai jemur penuh gabah.

sementara itu Direktur Utama PDDS, Kompiang Gede Pasek Wedha yang sidak ke wilayah Barat mengatakan, ada dua tempat penyosohan beras yang kerjasama dengan PDDS dalam penyaluran beras ASN telah diminta untuk di-Suspend (Diberhentikan sementara sebagai suplayer), sampai mereka bisa kembali memberikan jaminan kepastian mutu dan kapasitas produk sesuai dengan kesepakatan (MoU) yakni standar C4 dan premium. Termasuk meminta Perpadi bertindak tegas, jika ada anggotanya yang tidak bisa memenuhi standar tersebut. Bahkan dalam sidak dia menemukan lokasi penyosohan yang dinilia kurnag bersih dan juga tidak ad aktivitas penggilingan dlam waktu cukup lama

“Kedepan inspeksi semacam ini rutin dilakukan untuk memastikan mutu dan kapasitas terpenuhi sesuai kesepakatan yang dibuat, karena kita ingin branded beras Tabanan ini terbangun untuk bersaing dengan produk dari luar, dan nilai jual yang diinginkan tentu bisa tercapai,”tegasnya, usai sidak, Jumat (13/5/2022).

Terkait dengan kemungkinan adanya keluhan mutu dan tampilan beras yang didapat tidak cocok , Pasek Wedha mengatakan sesuai SOP perusahaan sudah mencantumlan layanan pengaduan yang telah disosialisasikan pada suplayer, dengan harapan bisa langsung ditanggapi dan dilakukan penggantian 1×24 jam.

“Kalau beras yang kami suplay ada keluhan langsung laporkan untuk segera bisa dilakukan penggantian dala waktu 1X24 jam,” tandasnya.

Terkait keinginan branded beras Tabanan, Pasek Wedha menambahkan, banyak yang belum memahami bagaimana membangun branded dengan kualitas mutu asli beras Tabanan. Masih ada yang berpikir pola-pola bisnis yang sifatnya dapat jualan langsung selesai.

“Bisnis ini tidak bisa dilakukan secara instan, namun bersifat jangka panjang, jika sudah memiliki pola pikir sama untuk mewujudkan impian tersebut tentunya mutu dan kapasitas otomatis akan dijaga dengan baik,”ucapnya,

Sementara itu Direktur Bisnis PDDS, I Putu Anom Artadana, ST menjelaskan, terkait distribusi beras ASN sejatinya PDDS sudah melakukan perlindungan terhadap konsumen dengan memperketat persyaratan yang harus terpenuhi suplayer, seperti harus memiliki perijinan lengkap dan bersedia menandatangani pernyataan bahwa beras yang disuplay sesuai kualitas dalam kesepakatan.

“Kalau ada komplain sesuai surat pernyataan mereka harus mengganti, seandainya di satu instansi ada beras jelek kemudian komplain dan sudah diganti ternyata masih jelek ya diganti lagi sampai konsumen puas,”ucapnya.

Pihaknya berharap, kalau nanti lagi ada pengiriman beras yang tidak sesuai dengan kesepakatan, OPD terkait diminta segera melapor ke PDDS untuk segera dilakukan pengecekan termasuk penggantian beras dengan kualitas yang baik.

“Segera laporkan sehingga segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + eight =