
TABANAN – Jajaran Polsek Kediri didukung Polres Tabanan masih mengejar tiga pelaku yang diduga melakukan aksi penculikan, penganiyaan dan nyaris memperkosa DAT (19) asal Desa Pandak Gede, Kederi. Namun sampai kini ketiganya belum berhasil diringkus.
Kapolsek Kediri Kompol I Kadek Ardika mengungkapkan, pihaknya masih terus memburu tiga pelaku yang diduga telah membawa, menyekap dan menganiaya DAT. Apalagi salah satu dikenal dengan panggilan Gede Amo. Namun demikian, petugas masih belum menemukan ketiganya.
“Masih terus melakukan penyelidikan di lapangan dan terus mengejar pelaku,” ungkap Kompol Kadek Ardika dikonfirmasi sebelumnya.
Selain itu, pihaknya belum bisa memeriksa korban DAT karena masih shock dan trauma dengan kejadian yang menimpanya. Korban DAT kini masih dirawat di salah satu rumah sakit.
Seperti diwartakan sebelumnya, DAT diduga telah diculik dan disekap saat mencari pepaya untuk sayur di Banjar menghening, Nyitdah, Kediri Sabtu (30/4/2022) sekitar pukul 18.00 Wita. Tiga orang orang tiba-tiba membekap mulut korban dengan kain putih. Kemudian tangan dan kakinya diikat denga tali plastik. Korban selanjutnya dibawa ke sebuaha tempat di wilaya Taman Ayun, mengwi, Badung.
Ketiga pelaku diduga hendak menyetubuhi korban. Namun korban selalu menolak. Salah seorang pelaku bahkan menganiaya korban dengan memukul menggunakan botol bir. Namun niat ketiga pelaku surut karena terus mendapat penolakan dan perlawanan oleh korban. Ketiganya kemudian membawa kembali korban dan menurunkan di beji Pura Puseh Nyitdah sampi akhirnya ditemukan warga Senin (2/5/2022).
Kasus tersebut disampaikan saksi ke keluarga korban dan selanjutnya dilaporkan ke polisi. (jon)








