
TABANAN – Kasus penculikan disertai penganiayaan diduga dialami DAT (19) warga Desa Pandak Gede, Kediri, Tabanan. Dia dibawa tiga orang saat mencari pepaya di Banjar Mengening, Nyitdah, Kediri, Sabtu (30/5/2022) petang. Ketiga pelaku mencoba menyetubuhi korban, namun ditolak. Sehingga korban dianiaya dan diturunkan di Beji Pura Puseh Nyitdah, Kediri.
Informasi yang berhasil dihimpun, Sabtu (30/4/2022) sekitar pukul 18.00 Wita, korban seorang diri pergi di Banjar Mengening, Nyitdah di sebelah barat desanya mencari pepaya untuk sayur. Saat itulah datang tiga orang pria salah satunya dikenali dengan nama Gede Amo.
Ketiga pelaku langsung membekap korban yang berusia 19 tahun. Korban dibawa ke dalam mobil dengan mulut disumbat dengan kain putih. Kaki dan tangannya diikat tali sapi. Kemudin korban dibawa ketiga pelaku di sebuah tempat di sebelah Taman Ayun, Mengwi, Badung.
Saat itu ketiga korban berusaha menyetubuhi korban, namun korban menolak keras. Berkali-kali dibujuk, korban tetap menolak. Salah satu pelaku memukul korban dengan botol bir. Tidak itu saja, pelaku juga mencekek korban, namun korban tetap melakukan perlawanan dan menolak disetubuhi.
Karena capek memaksa korban, ketiga pelaku akhirnya menyerah. Mereka kembali membawa korban ke Nyitdah, Kediri. Ketiga pelaku menurunkan korban dengan mulut masih disumpal dan kaki tangan diikat di Beji Pura Pusek Nyitdah. Tidak ada yang tahu korban, sampai akhirnya ditemukan seorang warga Nyitdah. Saksi memberitahukan ke pihak keluarga dan kasusnya dilaporkan ke Polsek Kediri.

Kapolsek Kediri Kompol I Kadek Ardika membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan, berdasarkan keterangan korban, saat mencari pepaya, dibawa tiga orang ke wilayah Mengwi. Kemudian korban dikembalikan dan diturunkan di Beji Pura Puseh Nyitdah, sampai akhirnya ditemukan warga, Senin (2/5/2022).
“Kami masih mengejar ketiga pelaku, sementara korban masih shock dan belum bisa banyak memberikan keterangan,” jelas Kompol Ardika.
Dikatakan, korban belum bisa dimintai keterangan banyak, karena masih sakit. Pihaknya belum bisa memastikan korban diculik atau bagaimana.
“Yang jelas dari keterangan korban, dia dibawa tiga orang saat mencari pepaya dan ditemukan dalam keadaan terikat di Beji Pura Puseh Nyitdah. Untuk memastikan kami masih menunggu korban sembuh dan bisa dimintai keterangan,” pungkasnya. (jon)








