
TABANAN – Mewakili Bupati Tabanan, Sekretaris Daerah Tabanan, I Gede Susila, menghadiri sekaligus ikut meresmikan Program TNI Manunggal Air di Dusun Sunantaya, Desa Penebel bersama Danrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Choirul Anam, Jumat (1/4/2022).
Sekda Susila mengatakan, Pemkab Tabanan berterimakasih sebesar-besarnya kepada Kodam IX/Udayana serta jajaran Kodim 1619/Tabanan atas pelaksanaan program pompa hydram khususnya di Kabupaten Tabanan.
“Program ini merupakan program yang sangat didambakan kehadirannya oleh masyarakat khususnya di Banjar Sunantaya,” katanya.
Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Choirul Anam menyampaikan, wilayah Propinsi Bali masih memiliki permasalahan air bersih yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun sebagai sumber mata pencaharian. Untuk itu TNI-AD dan Kodam IX/Udayana menginisiasi pembangunan pompa hidram di sejumlah titik di wilayah Bali maupun Nusa Tenggara dengan menggandeng berbagai instansi dan Pemerintah Daerah setempat, yang bertujuan untuk mengatasi kesulitan rakyat.
“Bahkan program Pompa Hidram Kodam IX/Udayana saat ini menjadi bagian dari program TNI AD melalui “TNI AD Manunggal Air” yang dicetuskan oleh Bapak Kasad pada 24 Maret 2022 yang dilaksanakan oleh seluruh Kodam di seluruh Indonesia,” katanya.
Korem 163/Wira Satya mengharapkan dapat digunakan semua pihak dengan sebaik-baiknya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat setempat. Dan kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang telah berpartisipasi selama tiga bulan bahu membahu bergotong royong hingga dapat diresmikan, dan menghimbau agar bersama-sama menjaga kelangsungan pompa hidram ini agar memiliki masa pakai yang lama, ungkap Danrem.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga , Ketua Pengadilan Negeri Tabanan, Kepala OPD Terkait, Camat Penebel beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Penebel dan tokoh masyarakat setempat. (jon)








