
KUTA – Sajian spektakuler dipastikan akan menghiasi jamuan makan malam para kepala negara anggota G20 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park nanti. Area Lotus Pond yang dipergunakan, rencana akan dipersolek sedemikian rupa, lengkap dengan video mapping layaknya ketika Dubai Expo.
“Tapi ini belum final akan seperti apa. Yang jelas, area Lotus Pond nantinya tidak akan seperti area Lotus Pond sebagaimana biasa. Nah, itu yang masih rahasia. Tapi intinya, GWK siap memberikan kejutan kepada para delegasi G20,” ungkap Marketing Communication & Event Division Head GWK Cultural Park Andre R Prawiradisastra, Minggu (27/3/2022) malam.
Disampaikan dia, GWK Cultural Park adalah salah satu venue yang akan dipergunakan serangkaian KTT G20 nanti. Tepatnya sebagai tempat welcoming dinner pada bulan November 2022 nanti. Yang mana untuk gelaran acaranya itu dikomandoi mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Wishnutama Kusubandio.
Memastikan kesiapannya, sejumlah pejabat negara telah berulang kali datang berkunjung. Termasuk di antaranya Presiden RI Joko Widodo pada Jumat (25/3/2022) lalu.
“Berkaitan dengan itu, kita ada dua issue yang harus disikapi. Pertama adalah soal kemacetan. Itu akan diatensi oleh pihak kepolisian untuk bisa mengurai agar tidak terjadi stuck. Pak Luhut (Menko Marves) dan Pak Andika (Panglima TNI) tidak ingin kejadian ketika G20 di Roma terulang. Bisa dibilang sepele ataupun tidak, ketika itu Presiden Perancis sempat menunggu lama di lobby hotel akibat penguraian traffic yang memakan waktu,” bebernya.
Hal kedua, sambung dia, yakni berkaitan dengan penataan infrastruktur di dalam kawasan GWK Cultural Park. Perbaikan katanya akan dilakukan di beberapa titik, di antaranya berupa pembenahan akses tangga yang terbilang terlalu curam.
“Jadi itu akan kita buat lebih landai lagi,” ucapnya sembari mengabarkan bahwa dalam hal tersebut, pihak GWK sendiri sudah melakukan diskusi dengan PUPR.
Lebih jauh jelang hari H nanti, GWK Cultural Park dipastikan juga akan dihiasi langkah penutupan sementara, utamanya untuk area Lotus Pond. Hal tersebut tiada lain berkaitan dengan kebutuhan sterilisasi dalam masa persiapan.
“Memang dipastikan akan ada penutupan di beberapa lokasi, karena kan harus ada persiapan. Tapi penutupannya akan berapa lama dan seperti apa, kami juga belum tahu,” ungkapnya sembari mengakui bahwa masa persiapan tersebut tentunya akan membawa pengaruh kepada aktivitas kunjungan wisata di GWK Cultural Park.
“Jadi kalau impact terhadap jumlah pengunjung nantinya pasti ada. Karena pasti akan dilakukan sterilisasi. Seperti kemarin ketika datang Pak Jokowi saja, atas arahan dari Paspampres, kami harus tutup dari pagi sampai siang. Kemudian baru sekitar jam 12 itu baru boleh buka lagi. Itu saja sudah ketat pengamanannya, apalagi nanti,” imbuhnya. (adi/jon)








