
DENPASAR – Pengkot PBSI Denpasar bergerak cepat dengan mempersiapkan dua tim bulutangkis putra dan putri dalam menghadapi Porprov Bali XV/2022 yang rencananya digulirkan pada November mendatang secara gotong royong.
Seperti diungkapkan Sekretaris PBSI Denpasar Made Suandhi, dua tim tersebut terbagi dari tim bulutangkis putri Porprov Bali dengan kekuatan 10 atlet dan juga tim putra yang dihuni juga dalam jumlah yang sama.
“Kami sudah masuk pada tim ini sekarang ini. Untuk putri sudah terbentuk tinggal putranya saja. Tim putri sendiri kehilangan pebulutangkis diantaranya Destin dan Komang Ayu yang turun di Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan silam karena usianya melebihi aturan batas usia yakni maksimal 21 tahun untuk putra dan putri,” kata Suandhi di Denpasar, Minggu (27/3/2022).
Sementara untuk putra masih diberlakukan seleksi untuk 10 pebulutangkis yang dilakukan pada Senin (28/3/2022) di GOR Bulutangkis Porwaja, Denpasar.
“Seleksi 10 pebulutangkis putra itu nantinya akan diciutkan menjadi 7 pebulutangkis saja, karena sudah ada tiga pebulutangkis yang tanpa seleksi yakni Putu Sheva, Kadek Deva dan IB Putra Wibawa. Kami juga kehilangan 5 pebulutangkis yang turun di Porprov Tabanan lalu karena melewati batas usia. Mereka yakni, Pasek Ekayana, Agung Suptayana, Agus Aldi, Putu Aditya Pratama dan Alvin Honic,” beber Suandhi.
Setelah seleksi tim putra versinya, bakal dilanjutkan dengan melakoni TC Desentralisasi di awal April 2022 dengan latihan sepekan tiga kali dan dipusatkan di GOR Bulutangkis Porwaja. Hanya soal apakah nanti bakal melakoni try out, Made Suandhi masih belum bisa menjawab karena harus melihat dulu situasi dan kondisi pandemi Covid-19. (ari/jon)








