
KARANGASEM—Kasus poitif Covid-19 terus mengalami peningkatan di Karangasem. Bahkan hingga Selasa (15/2/2022) kasus warga yang sudah terpapar bertambah 73 orang dari 700 kasus positif yang ada sejak varian omicron mulai merambah Bali.
Melonjaknya kasus konfirmasi tersebut, mempengaruhi tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Karangasem. Dari 84 tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi, kini sudah terisi 47,06 persen atau 48 orang. Menyikapi kondisi itu, pihak RSUD Karangasem berupaya menambah bed occupancy rate (BOR) sebagai tempat isolasi bagi pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Kabag TU RSUD Karangasem Nyoman Sudiatmika mengatakan, saat ini pihaknya telah menambah 18 tempat tidur pasien konfirmasi positif Covid-19, yang sudah tersedia sebelumnya sebanayk 84 bed.
“Dari penambahan ini, sekarang total keseluruhan tempat tidur pasien yang tersedia di ruang isolasi menjadi 102 bed. Saat ini kami sudah memakai empat dari delapan bangsal sebagai tempat isolasi,” terang Sudiatmika.
Dijelaskan, pasien yang menjalani isolasi didominasi masyarakat lanjut usia (lansia), disusul pasien anak- anak.
“Data yang kami miliki, kasus warga terkonfirmasi terus bertambah. Bahkan, setiap hari kasus bisa mencapai 10 kasus. Melihat kasus yang ada, tempat tidur yang kami sediakan ini baling banter hanya mampu bertahan hingga maret. Tapi kami tetap berharap tak ada penambahan kasus yang signifikan,” pungkasnya. (wat/jon)








