
Pelaksanaan rapat koordinasi Forpimawa yang dihiasi pengesahan kepengurusan. (ist)
KUTA – Forum Komunikasi Kemahasiswaan (Forkomawa) yang berupa wadah silaturahmi para pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan, kini telah diperkuat sebagai sebuah lembaga dan berubah nama menjadi Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan (Forpimawa). Susunan kepengurusannya telah disahkan pada Jumat (28/1/2022), yang dilanjutkan dengan agenda rapat koordinasi.
“Tadi pagi kami sudah rapat dengan para deklarator yang merupakan pimpinan nasional dan wilayah. Dalam forum ini, kita bagi menjadi 12 wilayah. Dahulu sebutannya adalah Lurah, tapi sekarang kita ganti dengan istilah Ketua Wilayah dan Sekretaris Wilayah,” ungkap Ketua Umum Forpimawa Periode Tahun 2022 Prof Dr Iwantono M Phil di sela acara rapat koordinasi.
Setelah susunan kepengurusan disahkan, pada bulan Maret nanti rencana akan dilaksanakan rapat kerja. Di dalamnya akan membahas mengenai hal-hal yang akan dilakukan dalam masa waktu selama 1 tahun.
“Deklarasi pelembagaan forum sekaligus pengesahan pengurus ini kami laksanakan di Bali, karena kami juga ingin turut serta berkontribusi dalam memulihkan ekonomi Bali di masa pandemi. Selain sebagai tempat wisata, menurut kami Bali ini memang menjadi lokasi yang tepat untuk menyelenggarakan acara seperti ini,” sambungnya seraya menambahkan, nanti Bali kemungkinan besar juga menjadi daerah lokasi berdirinya Sekretariat Forpimawa. Tiada lain, itu adalah Universitas Udayana (Unud).
Dikatakannya pula, pelembagaan forum tersebut sebagai sebuah lembaga notabene sudah merupakan keinginan dari sejak lama. Keinginan tersebut kemudian mengkristal, hingga akhirnya dilaksanakanlah pelembagaan dan pengesahan pengurus.
“Kalau sebagai forum silaturahmi non formil, ini sesungguhnya sudah ada sejak lebih sepuluh hingga belasan tahun lalu. Sekarang setelah menjadi sebuah lembaga, kami ingin forum ini menjadi lebih formil, sehingga juga memiliki bargaining position yang lebih baik. Agar nanti suara-suara kita lebih didengar dan punya pengaruh,” sambungnya.
Ada beberapa isu nasional yang katanya akan menjadi fokus forum bersangkutan dalam rentang waktu setahun ke depan. Di antaranya yakni kaitan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021. Utamanya berkenaan dengan implementasi dari aturan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi tersebut.
“Karena kami kan diwajibkan pula untuk membuat Satuan Tugas atau Satgas di kampus. Nah, bagaimana mewujudkannya, tentu itu tidak mudah. Ada rentetan dan tahapan yang harus diikuti. Dan sekarang ini, belum semua kampus memahami itu,” ucapnya mengenai forum yang katanya juga akan memfokuskan soal gelaran event lomba yang bersifat nasional.
“Itu juga perlu kita rembukkan, supaya tidak overlapping. Karena akan ada lebih dari 20-an event nasional yang ditaja oleh kementerian,” tambahnya.
Sementara selaku tuan rumah, Sekjen Forpimawa yang juga Wakil Rektor III Unud Prof Ir Ngakan Putu Gede Suardana MT PhD IPU mengatakan, menilai bahwa ini adalah sebuah kesempatan bagi Unud untuk ikut berpartisipasi di tingkat nasional. Karena menurut dia, ada banyak hal yang harus diraih sesuai indikator-indikator kinerja yang dibebankan kepada perguruan tinggi.
“Dengan forum ini, kita juga bisa memperbaiki segala sesuatu yang ada di dalam. Karena dalam forum, kita berbagi antara satu sama lain. Jadi sesungguhnya ada banyak hal positif yang bisa diterima Unud melalui forum ini,” singkatnya.
Lebih lanjut untuk diketahui pula, rapat koordinasi Forpimawa tersebut dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring). Acara dibuka oleh Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Asep Sukmayadi SIP MSi, yang dilanjutkan paparan tentang Kebijakan Kondisi dan Tantangan Program Pengembangan Prestasi Jenjang Pendidikan Tinggi Tahun 2022.
“Perlu untuk bisa menjaga marwah kegiatan-kegiatan kita secara lebih berkualitas, untuk bisa memastikan bahwa program kegiatan kita di tengah tantangan berat bisa tetap kita lewati dengan baik, atas dorongan dan semangat dari forum ini,” sebutnya. (adi/jon)








