
BULELENG – Banyaknya Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang kolaps dan terseret kasus hukum dimasa pandemi Covid-19, menjadi catatan berharga bagi ratusan LPD berkatagori sehat di Kabupaten Buleleng.
Salah satunya LPD Adat Ambengan Kecamatan Sukasada dengan motto HAPPY (Harmonis, Aman, Profesional, Produktif dan Yakin), yang dikelola Made Nyiri Yasa selaku pemucuk dan Wayan Teren selaku Panureksa.
“Tak hanya dinyatakan sehat, dengan motto HAPPY, kami juga mampu beradaptasi di tengah Pandemi Covid-19 dengan menghasilkan laba sebesar Rp500 juta dan aset senilai Rp46 miliar,” ungkap Nyiri Yasa, Jumat (21/1/2022) pada Rapat Penyampaian Laporan Pertangggungjawaban (LPJ) LPD Ambengan Kecamatan Sukasada Tahun 2021.
Pada rapat yang dihadiri Kabag Ekbang Satda Buleleng, Forkompincam, LP-LPD Buleleng, Panureksa serta ratusan nasabah LPD, Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Kabupaten Buleleng ini menandaskan katagori sehat yang diraih LPD Abengan tidak terlepas dari pelaksanaan motto ‘HAPPY’ oleh jajaran pengurus.
“LPD ini kami kelola dengan HAPPY, yakni Harmonis situasi yang nyaman dengan semua pihak terkait, Aman dari gangguan yang dapat mengganggu stabilitas pengelolaan LPD, Profesional mengelola LPD mengikuti perkembangan teknologi, Produktif mengelola LPD dengan layanan inovatif dan kreatif serta Yakin secara sekala niskala mengelola LPD dengan azas kepercayaan sebagai syarat utama pengelola,” tegasnya.
Senada dengan Pemucuk LPD Ambengan, Kabag Ekbang Setda Buleleng I Gede Sasnita Ariawan mengaku salut dan mengapresiasi kinerja Pamucuk dan Prajuru LPD Ambengan yang mampu beradaptasi di tengah pandemi Covid-19.
“Selaku pembina LPD, kami mengapresiasi kinerja LPD Ambengan yang tetap eksis dan bahkan mampu menghasilkan laba ditengah terpuruknya perekonomian akibat dampak Pandemi Covid-19. Dengan Ratio CAR 16,90 %, masih diatas ratio minimal 12 %, serta komponen lain seperti KAP, CPRR, ROA, BOPO serta Ratio Likw di atas ratio minimal, LPD Ambengan yang tidak memiliki pelanggar BMPK dan ratio pelanggaran BMP mendapat nilai Camel Plus 87,72 dan masuk kreteria sehat,” pungkasnya. (kar,dha)








