
TABANAN – Program kemanusian unggulan Pemkab Tabanan santunan kematian masyarakat (Santi Mas) terus berlanjut meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Seperti tahun sebelumnya, di tahun 2022 ini Pemkab Tabanan kembali menganggarkan dana Santi Mas sebesar Rp 1,5 Miliar untuk 1500 orang. Jumlah ini tidak berubah seperti tahun sebelumnya yang dikelola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana ketika dikonfirmasi mengatakan, program kemanusian Santi Mas tahun 2022 tetap berlanjut seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Program ini terus berlanjut, meskipun pandemi sejak dua tahun lalu, program ini terus ada di APBD,” ungkap Rai Dwipayana ketika dikonfirmasi, Minggu (16/1/2022).
Diakui, meski program ini terus berlanjut, namun anggaran yang disediakan tidak ada perubahan dari beberapa tahun terakhir yakni sebesar Rp 1,5 Miliar. Sementara masyarakat yang mendapatkan santunan tetap sebesar Rp 1 Juta untuk setiap satu laporan kematian masyarakat Tabanan.
“Program ini terus ada, tapi dana santunan tetap tidak berubah Rp 1 Juta,” akunya.
Dikatakan, program santi Mas di tahun 2022 sudah mulai sejak 1 Januari lalu. Persyaratan bagi masyarakat untuk mendapatkan santunan tersebut juga tetap sama , yakni surat keterangan kematian yang ditandatangani kepala desa, surat ahli waris, kartu keluarga, KTP ahli waris serta membuat rekening di bank yang ditunjuk, yakni Bank BPD.
“Sepanjang sudah memenuhi persyaratan, pasti dapat,” tegasnya.
Dijelaskan, setelah semua persyaratan lengkap, maka permohonan tersebut ditujukan kepada Bupati Tabanan Cq. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan. Nanti pihaknya akan memproses semua persyaratan yang sudah disetorkan, apakah sudah lengkap atau belum. Pemohon akan diberi tahu untuk melengkapi kalau memang belum lengkap.
“Program ini sudah kami sosialisasikan termasuk sudah berkirim surat ke seluruh camat ,” jelasnya.
Sekedar diketahui, program Santi Mas ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Santi Mas ini merupakan satu program unggulan Pemkab Tabanan yang terus dianggarkan setiap tahun. Kini bahkan program ini banyak ditiru daerah lain. (jon)








