Kisruh Kantor Desa Bukti Dimediasi Camat Kubutambahan

0
228
Pertemuan mediasi soal kisruh Kantor Desa Bukti hasilkan beberapa opsi.
Pertemuan mediasi soal kisruh Kantor Desa Bukti hasilkan beberapa opsi.

BULELENG – Upaya mediasi dilakukan Camat Kubutambahan Made Suyasa terhadap kisruh Kantor Desa Bukti, menunjukkan hasil yang baik. Selain pemicu somasi Kelian Desa Adat Yeh Sanih agar Prebekel Desa Bukti mengosongkan kantor desa selambat-lambatnya 35 hari terhitung sejak tanggal 10 Januari 2022 mediasi juga menghasilkan opsi menuju solusi.

“Dari pertemuan mediasi sudah jelas pemicu dari somasi yang dilayangkan Desa Adat Yeh Sanih itu adalah pelaksanaan pengukuran sporadik yang dilakukan BPN terhadap lahan seluas 58 are di areal Kolam Yeh Sanih,” ungkap Camat Suyasa, Kamis (13/1/2022) siang usai memimpin mediasi di Ciliks Beach Garden Villa Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan.

Camat Suyasa memaparkan opsi yang ditawarkan Kelian Desa Adat Yeh Sanih, Made Sukresna sebagai solusi.

“Pihak Desa Adat Yeh Sanih bersedia mencabut somasi dengan catatan Prebekel Bukti menarik/ membatalkan tandatangan persetujuan pengukuran sporadik permohonan pihak lain (diluar desa adat,red), Prebekel Bukti membuat pernyataan tidak akan pernah memberi persetujuan/tandatangan kepada pemohon siapapun kecuali desa adat,” jelasnya.

Perbekel Desa Bukti diminta menandatangani permohonan desa adat atas lahan dimaksud. “Dan poin terakhir, Prebekel Desa Bukti diminta mendukung dan berjuang bersama-sama, mengembalikan lahan dimaksud menjadi hak Komunal Desa Adat Yeh Sanih,” tegasnya.

Senada dengan Camat Kubutambahan, Kelian Desa Adat Yeh Sanih Made Sukresna menyatakan sikap dari Desa Adat Yeh Sanih terpaksa dilakukan semata untuk meminta ketegasan Prebekel Desa Bukti terhadap asset yang ada di wewidangan Desa Adat Yeh Sanih Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan.

“Ketika opsi tersebut dilaksanakan, somasi itu juga akan dicabut. Dan ini bukan sikap saya pribadi, tapi atas nama Desa Adat Yeh Sanih,” tegasnya.

Sementara Prebekel Desa Bukti, Gede Wardana menyatakan segera menggelar pertemuan dengan BPD dan lembaga pemerintahan desa lainnya.

“Apa yang menjadi tuntutan Desa Adat Yeh Sanih, akan kami laporkan kepada atasan dan rembugkan dengan BPD serta lembaga pemerintahan desa, sehingga mendapatkan solusi terbaik, demi kepentingan masyatakat Desa Bukti,” pungkasnya. (kar,dha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × three =