
Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita (kanan) saat tanda rangan MoU bersama salah satu partnernya.(wb/ari)
GIANYAR – Meningkatkan kualitas Kompetisi Liga 1 Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggandeng empat partnernya, di Bali United Café, Jumat (7/1/2022).
Kerjasama itu berkaitan dengan aspek teknis pertandingan, intertainment atau nilai jual kompetisi. Empat partner sekaligus dengan FanGir, Fitogether, Asyst, dan Garuda Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyambut positif yang dilakukan PT LIB itu. Menurutnya, di tengah banyaknya tuntutan dalam pengembangan kompetisi, selalu dibutuhkan kerjasama dengan banyak pihak.
“Meningkatkan kualitas kompetisi tak bisa dipisahkan dengan pengembangan teknologi, digital, maupun transportasi. Kesepakatan dengan FanGir, Fitogether, Asyst, dan Garuda Indonesia akan sangat membantu ke tujuan tersebut,” tutur Iriawan.
Salah satu partner PT. LIB itu yakni FanGir yang merupakan produsen trading card dengan desain khusus. Dalam kerjasama dengan LIB, FanGir akan menyuguhkan data-data menarik yang berhubungan dengan kompetisi Liga 1.
Selain itu, kartu yang akan diluncurkan ke publik bisa menampilkan foto-foto pemain dan juga ada QR Code. Hal itu, hanya dengan menggunakan kamera ponsel, pengguna bisa menghubungkannya dengan halaman profil / statistik pemain pada situs Liga 1.
“Ini untuk pertama kalinya di Indonesia. Kami berharap bisa memberikan sajian khusus menarik dan berbeda kepada seluruh pecinta sepak bola Indonesia. Banyak hal yang bisa dimaksimalkan dari kartu khusus ini,” ujar Ade Sulistiyoputra, Direktur Utama FanGir.
Sementara partner lainnya yakni Fitogether yang merupakan penyedian alat khusus kepada semua klub Liga 1. Alat itu menyuguhkan Electronic Performance Tracking Systems (EPTS) dan AI-based Sports Team Performance Management Solution. Dengan alat tersebut akan bisa memantau semua data yang terkait dengan perkembangan individu setiap pemain.
“Kami berharap bisa berkolaborasi dengan hal lainnya karena kami menilai sepak bola Indonesia dan Asia tenggara telah berkembang pesat. Dengan program ini kami juga berharap ada keselarasan antara klub dan timnas,” jelas Taeryung Kim, Direktur Fitogether.
“Kami sangat percaya analisa berdasarkan data sangatlah penting dalam perkembangan sepak bola. Klub bisa memaksimalkannya di dalam dan di luar lapangan. Bisa mengamati secara detail potensi pemain, mencegah cedera, meningkatkan standar permainan atau menaikkan nilai komersil mereka. Kami sangat senang kerjasama dengan Fitogether.,” ujar Akhmad Hadian Lukita, Direktur Utama PT LIB.
Sedangkan kerjasama dengan PT Aero Systems Indonesia (Asyst) difokuskan untuk mendukung program Football Community Digital Transformation. Dalam kerjasamanya dengan LIB, akan ada pengembangan aplikasi Super Apps LIB.
Seperti yang diketahui, Super Apps LIB saat ini telah memiliki beberapa fasilitas utama diantaranya pemesanan tiket pertandingan, tiket pesawat, tiket kereta api, paket tour serta jasa pengiriman barang.
“Super Apps LIB merupakan solusi digital yang Asyst tawarkan guna mendukung dunia sepak bola nasional dan juga pertumbuhan UMKM, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berada di dalamnya, sehingga memudahkan seluruh stakeholder dan pecinta sepak bola tanah tanah air dalam menikmati setiap pertandingan yang diselenggarakan,” ungkap Achmad Royhan selaku CEO PT Aero Systems Indonesia.
Khusus untuk kerjasama dengan Garuda Indonesia terkait kemudahan transportasi bagi football family di Indonesia. Di antaranya klub-klub profesional bisa mendapatkan fasilitas yang dimiliki Garuda Indonesia dengan harga khusus. (ari/jon)








