
BULELENG – Berbagai upaya dilaksanakan Pemkab Buleleng mengantisipasi dampak La Nina dan bencana Hidrometeorologi saat musim hujan. Selain pemenuhan sarana prasarana, Pemkab Buleleng bersama Forkopimda juga melaksanakan Apel Gelar Pasukan, melibatkan stakeholder terkait.
“Apel Gelar Pasukan ini dimaksudkan sebagai negara hadir, siap memberikan perlindungan dan bersama-sama menghadapi bencana alam,” tandas Kapolres Buleleng AKPB Andrean Pramudianto, Selasa (30/11/2021) saat memimpin Apel Gelar Pasukan di Lapangan Ngurah Rai Singaraja.
Kapolres Pramudianto mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian dari BMKG curah hujan tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan, terutama November hingga Februari 2022, sekitar 20 sampai 70 % yang disebabkan dari dampak La Nina.
“Penambahan curah hujan di Indonesia umumnya, Kabupaten Buleleng pada khususnya berdampak dengan peningkatan pada curah hujan sehingga timbul bencana seperti angin puting beliung, banjir bandang, dan tanah longsor,” jelasnya.
Mengantisipasi bencana alam perlu dilakukan langkah kesiapsiagaan semua pihak dan sosialisasi kepada masyarakat. (kar,dha)








