
BANGLI – Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem seperti hujan lebat serta angin kencang, yang ditandai dengan terjadinya bencana alam di sejumlah titik di Kabupaten Bangli. Pihak Polres Bangli telah menyiagakan puluhan personel dan peralatan untuk membantu melakukan penanganan. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Senin (29/11/2021).
Kata dia, untuk mengantisipasi cuaca buruk yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini, pihaknya telah menyiagakan puluhan personel Polres dan juga dibantu Polsek yang ada. Selain itu, pihaknya juga pihaknya dibantu intansi terkait seperi TNI, BPBD serta unsur lainya dalam melakukan penanganan bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.
“Untuk peralatan yang kita siapkan seperti seperti sensor, cangkul, sekop dan lampu penerangan,” katanya.
Lebih lanjut Kapolres memaparkan, selain menyiagaka peralatan pihaknya juga telah memetakan daerah rawan bencana alam di Bangli. Dari hasil pemetaan, Kecamatan Kitamani yang paling rawan, kemudian tembuku, susut dan Bangli.
Kintamani dinilai paling rawan, hal ini tidak lepas dari topografi wilayah yang berbukit-bukit dan banyaknya kayu hutan. Dengan kondisi tersebut, Kepolisian melalui Polsek jajaran dan Babinkamtibmas telah melakukan imbauan kepada masyarakat, agar selalu waspada akan bencana alam di tangah musim penghujan ini.
Yang tidak kalah pentingnya, adalah tersedianya jalur evakuasi tempat kumpul yang aman. “Untuk warga melalui Babinkamtibmas kita imbau agar selalu waspada terutama yang pemukimannya ada di sekitar tebing dan aliran air. Bila terjadi hujan lebat lebih dari dua jam agar segera mengungsikan diri ke tempat kerabat yang lebih aman, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” pungkas Kapolres. (dus,dha)








