Pengerjaan Gor Debes Baru Hampir Rampung

0
150
Belasan pekerja sedang menyelesaikan bagian lobi GOR Debes baru berupa jineng

TABANAN – Setelah diawal sempat ada kekhawatiran  penyelesaian GOR Debes baru tidak sesuai dengan tenggat waktu, kini kondisinya berubah.  Sampai saat ini  pengerjaan sudah di angka 86 persen dari target 80 persen. Dipastikan  finishing GOR  akan tuntas tepat waktu.

Faktor cuaca  saat yang memasuki musim hujan menjadi kekhawatiran tersendiri bagi  Dinas PUPRPKP Tabanan. Belum lagi faktor hari raya atau libur menjelang penghujung tahun, bisa mempengaruhi proses pengerjaan. Namun  Dinas PUPRPKP Tabanan mengklaim progres pembangunan lanjutan GOR telah melampaui target pengerjaan sesuai rencana mingguan.

“Sampai dengan minggu keempat belas, progresnya sudah 86 persen dari perencanaan 80 persen. Ada kemajuan 6 persen,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, I Gusti Ngurah Agung Oka Kamasan, Kamis (25/11/2021).

Didampingi Kasi Pemberdayaan dan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, I Gusti Made Wira Ariadi, OKa Kamasan menjelaskan, kemajuan  proyek sekitar 86 persen itu. Pengerjaan sudah mencakup di lantai satu seperti finishing struktur, plat, selasar, pengerjaan ornamen stil Bali, sampai dengan mechanical electrical atau sistem kelistrikan.

 “Kalau di lantai satu  sudah hampir 90 persen,” jelasnya.

Begitu juga dengan pengerjaan di lantai dua. Tingkat kemajuannya sekitar 75 persen. Cakupan pengerjaannya antara lain bagian tembok, finishing, sistem kelistrikan, pemasangan kusen, keramik serta fasilitas lainnya.

“Termasuk  jineng  yang jadi pintu masuk utama GOR di bagian Selatan. Di pintu masuk utama ini juga ada pengerjaan stil Bali. Untuk jineng sedang dikerjakan,” sebutnya.

Untuk sarana penunjang bagi penyandang disabilitas? Oka Kamasan menegaskan  kalau tinggal pemasangan keramik dan pelengkapnya.

“Akses sudah semua,”  sergahnya.

Dengan capaian yang ada sekarang, menurutnya, proses pembangunan lanjutan bisa mendahului tenggat waktu yang ditetapkan dalam surat perintah kerja atau SPK. Itupun bila ada konsistensi dari sisi tenaga yang dikerahkan yang mencapai 250 orang.

“Mudah-mudahan bisa selesai mendahului. Karena di sisi pengawasan  dilakukan tiap hari dan evaluasi setiap minggu,” pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three + seven =