UMK Tabanan 2022 Disepakati Rp 2.643.778

0
151
Ketua KSPSI Tabanan, I Ketut Budiarsa

TABANAN – Upah Minimum Kabupaten (UMK)  Tabanan pada 2022 disepakati sebesar Rp 2.643.778,66.  Kesepakatan ini selanjutnya diserahkan ke bupati untuk mendapatkan rekomendasi dan dikirim ke gubernur untuk mendapat pengesahan.  

Informasi  yang berhasil dihimpun, rancangan upah ini disepakati dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Tabanan yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Selasa (23/11/2021).

Saat ini rancangan upah tersebut sudah diajukan ke Bupati Tabanan untuk memperoleh rekomendasi. Kemudian diteruskan kepada Gubernur Bali untuk memperoleh persetujuan dan penetapan paling lambat 30 November 2021.

Kepala Disnakertrans Tabanan, I Nyoman Putra, enggan berbicara banyak perihal tersebut. Secara singkat dia menjelaskan, rancangan upah tersebut masih dalam proses.

“Masih dalam proses, dimintakan rekomendasi ke bupati agar bisa ditetapkan  gubernur,” jelas Putra, Rabu (24/11/2021).

Kesepakatan soal nilai UMK Tabanan pada 2022 mendatang ini juga dibenarkan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Tabanan, I Ketut Budiarsa, yang mewakili unsur Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dalam rapat tersebut.

“Kemarin Dewan Pengupahan Kabupaten Tabanan sudah rapat dan sepakat mengusulkan kepada Gubernur untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan,” jelas Budiarsa secara tertulis.

Selain itu, dia juga menyampaikan, usulan ini juga sudah disampaikan ke Bupati Tabanan untuk mendapatkan rekomendasi. Sehingga dalam tahap berikutnya bisa diserahkan kepada Gubernur Bali untuk memperoleh persetujuan.

“Penetapan paling lambat 30 November 2021,” sebutnya.

Ditambahkan, kesepakatan besaran UMK tersebut  berdasarkan rapat dewan pengupahan yang diwakili dari Apindo, pemerintah dan pekerja maupun akademisi. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 − 4 =