
BADUNG – Masyarakat di Pantai Kuta menjadi target sosialisasi SOP pengelolaan sampah plastik, Minggu (31/10/2021). Itu merupakan bagian dari program Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Koordinator Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, M. Tidar mengatakan, kegiatan dilaksanakan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan Pantai Kuta. Salah satunya melalui gerakan memilah sampah.
“Selama ini orang tahunya sampah dikumpulkan begitu saja. Sementara sekarang, kami mengajarkan bagaimana memilah sampah. Mana yang bisa dimanfaatkan kembali, dan mana yang bisa dimasukkan ke TPA,” kata M. Tidar.
Ia menegaskan, tidak semua sampah harus diarahkan ke TPA karena ada banyak jenis sampah bisa memberikan nilai ekonomi.
“Misalnya, botol-botol yang tadinya dibuang begitu saja, melalui sosialisasi ini kami berikan pemahaman bahwa itu ada nilai ekonomisnya. Melalui pendampingan ini, masyarakat kami harap bisa lebih sadar untuk menjaga kebersihan lingkungannya. Keberadaan Pantai Kuta yang bersih, tentu citra pariwisata akan baik, wisatawan akan senang, dan pendapatan akan meningkat,” harapnya.
Sementara, Komang Rudita selaku Konsultan Individu Kemenparekraf berharap melalui sosialisasi ini, kedepannya Pantai Kuta memiliki SOP soal pengelolaan terhadap sampah plastik.
“Di Pantai Kuta ini rencana ada semacam zona-zona. Di setiap zona ada sejumlah pedagang yang bertanggung jawab atas kebersihannya, atas koordinasi dengan petugas kebersihan pantai. Ini sekaligus guna mengantisipasi datangnya sampah di setiap musim angin barat,”katanya.
Hasil pemilahan diharapkan bisa dikerjasamakan dengan pengelola bank sampah setempat sehingga gerakan bisa dilakukan secara lebih intensif.
“Di Pantai Kuta ini aktivitas pemilahan sampah sesungguhnya sudah berjalan, tapi itu masih sendiri-sendiri. Nah, ke depan mungkin bisa dilakukan secara berkelompok ataupun pengelola. Pemilahan sampah ini penting, sekaligus untuk mengurangi volume sampah terbuang ke TPA, dengan maksud memperpanjang umur TPA,” ungkapnya di acara yang juga diisi penyerahan bantuan sejumlah sarana kebersihan Pantai Kuta. (adi)








