
GIANYAR – Mejelang hari raya Galungan dan Kuningan, stok daging babi di Kabupaten Gianyar melimpah. Bahkan, stok ternak babi potong melebihi seratus persen dari kebutuhan. Kondisi itu disebabkan daya beli masyarakat cenderung turun.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Ngakan Putu Riady, Kamis 28 Oktober 2021 menyebutkan, sampai saat ini stok babi potong mencapai 10.907 ekor. Sedangkan kebutuhan untuk hari raya Galungan diperkirakan 5.162 ekor. Data ini mengacu pada Babi yang dipotong pada hari raya sebelumnya. “Stok sangat aman, bahkan melebihi,” ujar Ngakan Ready.
Dari kondisi tersebut, ketersediaan daging Babi mencapai 654.420 Kg dan kebutuhan diperkirakan 309.780 Kg. Ngakan Ready memperkirakan kelebihan stok babi kali ini karena beberapa faktor. Di masa pandemi Covid-19, beberapa warga ada yang beternak babi sehingga populasi mengalami peningkatan. Selain itu, belum pulihnya ekonomi menyebabkan daya beli masyarakat ikut turun. “Peningkatan populasi hampir 100 persen dan saat ini sudah siap potong,” jelasnya.
Ngakan Riady tidak mengetahui penyebab harga babi masih tinggi di pasaran meskipun daya beli menurun. Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan, harga daging babi sesuai HET Rp 55.000, tapi di pasaran berkisar Rp 95 ribu. (jay)








