Dinkes Bali Ancam Tutup Laboratorium Pasang Harga Tes PCR di Atas Rp 450 Ribu

0
146
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya.

BADUNG – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya menegaskan kepada seluruh laboratorium agar mematuhi standar harga tes polymerase chain raction (PCR) yang berlaku saat ini yaitu Rp 450 ribu.

Laboratorium yang kedapatan menjual dengan harga melebihi dari yang telah ditentukan akan ditutup. “Kalau ada yang menaikkan harga, ya kami tindak tegas saja. Kami tutup itu. Kalau ada yang naikkan harga, mohon infokan ke kami,” tegas dr Ketut Suarjaya yang dihubungi, Selasa 26 Oktober 2021.

Tidak menutup kemungkinan harga kembali turun menjadi Rp 300 ribu dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali masih menunggu surat edaran (SE) dari pusat. “Begitu ada SE Pusat, kami sesuaikan lagi. Kalau Rp 300 ribu, ya harus Rp 300 ribu, tidak boleh ada akal-akalan,” ujarnya.

Ketut Suarjaya mengakui sempat menerima laporan adanya laboratoium ‘nakal’ dan sudah ditindaklanjuti dengan memberikan teguran. “Kalau masih ada yang bandel, kita tutup,” tandasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × two =