
BULELENG – Meski sempat berlangsung sengit, gelaran Konferensi Kabupaten Persatuan Wartawan Indonesia (Konferkab PWI) Buleleng yang dibuka Ketua PWI Provinsi Bali, IGMD Dwikora Putra berakhir damai, lancar dan mengejutkan. Bukan hanya menyelamatkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dari kebijakan yang cendrung menghancurkan, tapi juga melahirkan seorang wanita pertama pemimpin organisasi kewartawanan terbesar di Indonesia tersebut di tingkat cabang.
“Saya tidak ada artinya tanpa dukungan dari teman-teman untuk bisa membangun rumah yang kita miliki bersama ini,” tandas Ketua Terpilih Konferkab PWI Kabupaten Buleleng, Ni Made Winingsih, Rabu, 20 Oktober 2021 usai kegiatan di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
Angkasawati RRI Pratama Singaraja yang terpilih aklamasi bersemboyan ‘Dimana Wanita Dijunjung Disana Akan Terwujud Kemakmuran’ dari 4 orang Anggota Biasa PWI Buleleng ini juga berharap kepada 23 anggota serta 32 calon anggota PWI Buleleng untuk bersama-sama mengembangkan rumah yang dibangun agar dapat mengayomi, melindungi serta mensejahterakan pekerja jurnalistik, wartawan khususnya yang tergabung dalam wadah PWI Kabupaten Buleleng.
“Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, selain penyempurnaan keanggotaan dan penguatan organisasi, pada masa bhakti 2021-2024 PWI Buleleng juga berupaya meningkatkan kompetensi setiap anggota melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sehingga dapat bersaing pada Era Transformasi Digital,” jelasnya.
Ketua PWI Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra mengakui sekaligus mengapresiasi perbedaan pendapat pada konferkab sebagai dinamika dan salah satu wujud kecintaan anggota terhadap organisasi.
“Perbedaan pendapat yang terjadi patut diapresiasi sebagai dinamika, yang mampu mendorong pembangunan dan pengambangan organisasi. Buktinya, meski sempat beda pendapat konfercab tetap berjalan lancar, bahkan menghasilan ketua terpilih secara aklamasi dan saya harus mengakui kehebatan Buleleng,” tandas Dwikora Putra.
Pempred Harian Umum Warta Bali ini meminta Ni Made Winingsih selaku ketua terpilih, agar segara melaksanakan amanat konferkab yakni membentuk formatur, menyusun kepengurusan masa bhakti 2021-2024, penyempurnaan data keanggotaan serta penguatan pendidikan profesi kewartawanan.(kar)








