
DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan perhatian serius kepada warga yang menjadi korban gempa bumi. Ia menyiapkan bantuan untuk perbaikan rumah yang porak poranda akibat gempa magnitudo 4,8 yang terjadi pada Sabtu 16 Oktober 2021.
Bantuan itu masih akan dibahas termasuk pendataan ulang di lapangan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami rusak berat hingga hancur. “Kita akan bantu melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa pada Sabtu (16 Oktober 2021). Kita data dulu,” ujar Wayan Koster seusai mengikuti rapat paripurna di DPRD Bali, Senin 18 Oktober 2021.
Selain bantuan perbaikan rumah, Pemerintah Provinsi Bali juga menyiapkan santunan Rp 15 juta bagi warga yang meninggal akibat gempa di Kabupaten Karangasem dan Bangli.
Sementara, pada rapat paripurna, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Rawan Atmaja juga menyampaikan usulan agar Pemerintah Provinsi Bali bisa mengalokasikan dana cadangan dari APBD Bali tahun 2021 untuk membantu korban gempa, baik di Kabupaten Karangasem, Bangli termasuk di Gianyar yang terdampak pada bangunan suci. “Kami Fraksi Golkar mengharapkan pemerintah bisa mengalokasikan dana cadangan untuk membantu saudara-saudara kita yang kena gempa,”ujarnya.
Tak hanya korban gempa, Rawan Atmaja juga meminta Pemerintah Provinsi Bali memberikan bonus pada semua atlet Bali yang meraih prestasi menyabet medali emas, perak dan perunggu. Begitu juga dengan pelatih dan official. “Selain bonus, juga lapangan pekerjaan yang bisa menjanjikan masa depan para atlet berprestasi. Jangan sampai terjadi setelah mereka pensiun, menjual medali atau trofi juaranya hanya untuk kebutuhan makan sehari-hari guna mempertahankan hidup,”tegasnya. (arn)








