Bali Jadi Tuan Rumah KTT G20, Erick Thohir : Covid-19 Mesti Terkontrol

0
268
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pakan kera di objek wisata Monkey Forest, Ubud, Gianyar.
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pakan kera di objek wisata Monkey Forest, Ubud, Gianyar.

GIANYAR – Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali untuk penanganan Covid-19, Senin 20 September 2021.

Bantuan berupa paket sembako diserahkan kepada Yayasan Puri Kauhan Ubud dan empat banjar di Ubud dan bantuan 40 tabung oksigen untuk RSUD Sanjiwani. Erick Thohir juga menyerahkan bantuan pakan satwa liar ke perwakilan pengelola objek wisata Monkey Forest, Alas Kedaton, serta Sangeh.

Penyerahan bantuan disaksikan Bupati Gianyar I Made Mahyastra, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, dan anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya.

BACA JUGA:   Dari Perjuangan Sembuhkan Istri hingga Menelusuri Hutan, Wiarsana Sukses Budidaya Lebah Madu Kele

Pada kesempatan itu, Erick Thohir menyampaikan harapan pemerintah pusat kepada daerah untuk menggencarkan vaksinasi dan penerapan disiplin protokol kesehatan. “Dengan vaksinasi yang tinggi dan masyarakatnya disiplin prokes serta ditingkatkan lagi testing dan tracing melalui aplikasi PeduliLindungi, maka ekonomi bisa pulih kembali,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, Bali akan menjadi tuan rumah KTT Presidensi G20 tahun 2022 sehingga pemerintah pusat ingin memastikan vaksinasi dan protokol kesehatan termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi bisa menekan kasus Covid-19. “Ini penting dan kami harus pastikan Bali bisa berhasil sehingga perekonomian pulih kembali,” tegasnya.

BACA JUGA:   26 -27 Februari, Bali Alami Hari Tanpa Bayangan

Sementara, Bupati Gianyar I Made Mahyastra menyampaikan, kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir menjadi angin segar khususnya di Ubud. “Sekecil apapun bantuan yang diberikan dari para pengusaha kepada desa adat dan masyarakat sangat penting nilainya bagi saya sebagai kepala daerah,” ujarnya.

General Manager Monkey Forest Ubud, I Nyoman Sutarjana menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah. Ia mengungkapkan, selama PPKM, objek wisata Monkey Forest ditutup. Kendati demikian, pihaknya selalu memprioritaskan dana untuk pakan monyet Rp 120 juta per bulan. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × two =