Kejar Target Vaksinasi Lansia, Kodam IX/Udayana Rubah Strategi Pelayanan

0
229
Pelayanan vaksinasi Covid-19 oleh Kodam IX/Udayana untuk lansia.
Kodam IX/Udayana memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 kepada lansia.

DENPASAR – Vaksinasi Covid-19 menyasar kelompok lansia di wilayah Kodam IX/Udayana terus dikebut untuk pencapaian target 21,5 juta orang lansia.

“Kodam IX/Udayana melalui 12 fasilitas pelayanan kesehatan yang tersebar di wilayah Bali, NTB dan NTT, melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi terhadap lansia dengan mengunjungi panti-panti jompo dan juga door to door,” ujar Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok Y.P., Minggu 19 September 2021.

Ia menyebutkan, sesuai pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Jumat 17 September 2021, vaksinasi kelompok lansia sangat penting karena mereka memiliki tingkat kematian Covid-19 cukup tinggi. Per 15 September 2021, capaian vaksinasi dosis satu pada kelompok lansia baru menyasar 5,77 juta orang atau baru mencapai 26,78 persen dari target 21,55 juta orang. Sementara, capaian vaksinasi dosis kedua mencapai 4,07 juta orang atau sekitar 18,91 persen dari target.

BACA JUGA:   Tinju Ingin Pecahkan Rekor 16 Tahun. Bisakah?

“Pernyataan Menteri Johnny G Plate ditindaklanjuti Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dengan memerintahkan jajarannya untuk merubah strategi pelayananan vaksinasi terhadap lansia dari pelayanan terpusat menjadi pelayanan dengan berkunjung ke panti jompo dan rumah lansia disertai dengan sosialisasi informasi dan edukasi yang mudah dipahami oleh lansia tentang pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan,”tegas Antonius Totok.

BACA JUGA:   Banyu Pinaruh, Seluruh Akses Pantai Sanur Ditutup

Per 19 September 2021, Antonius Totok menyuebutkan dari 663 lansia di Bali, hanya 658 orang yang dinyatakan layak mendapatkan vaksin. Di wilayah NTB, dari 627 lansia, hanya 619 orang serta di NTT dari 868 lansia, 700 mendapat suntikan vaksin. “Lansia yang tidak mendapatkan suntikan vaksin itu karena hipertensi dan ada juga mengalami komorbid,”ungkapnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + 14 =