
Bupati didampingi Sekda saat meninjau layanan publik di Bakeuda
TABANAN – Secara mendadak Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Sekda I Gede Susila mendatangi ruangan Kepala Bakeuda AA Dalem Tresna Ngurah, Senin 30 Agustus 2021 BUpati Sanjaya ingatkan penerapan prokes yang ketat karena Bakeuda juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Kehadiran orang nomor satu di Tabanan ini bersama Sekda tentu saja sempat mengejutkan para pegawai dan staf di Bakeuda. Bupati Sanjaya langsung mengecek ke beberapa ruangan termasuk ke ruangan kerja Kepala Bakeuda Dalem Tresna Ngurah. Bupati juga sempat berbincang-bincang dengan para staf.
Usai kegiatan, ketika dikonfirmasi Bupati Sanjaya mengaku kalau dirinya tidak melakukan inspeksi mendadak. Namun pihaknya hanya ingin melihat setiap OPD terutama terkait dengan pelayanan kepada masyarakat khususnya di Bakeuda.
“Bukan Sidak, ini hanya melihat terkait dengan pelayanan publik,” katanya.
Dikatakan, dengan adanya pademi Covid-19 ini, pihaknya tentu perlu terus mengingatkan semua staf terutama yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam pelayanan untuk tetap menerapkan prokes yang ketat. Utamanya menggunakan masker. Dicontohkan, dalam pengurusan BPHTB, dipastikan petugas akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Tentu petugas harus tetap menerapkan prokes ketat terutama memakai masker.
“Saat melayani masyarakat, masker harus dipakai dengan benar jangan ada di dagu, kita bersama cegah penyebaran Covid,” tandasnya.
Kunjungan dilakukan ke OPD ini kata Bupati Sanjaya, juga sekaligus memberikan semangat kepada seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan utamanya di Bakeuda di masa pandemi Covid-19 ini tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Tetap semangat, meski dimasa pandemi, selalu beri pelayanan terbaik kepada masyarakat ,” harapnya.
Ditambahkan, pihaknya tidak hanya akan mendatangi Bakeuda, juga kan meninjau atau melihat OPD lainnya. Ini dilakukan selain mengenal lebih mendalam, tentu tetap memberikan semangat dan motivasi dalam pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Terutama penerapan Prokes yang ketat harus selalu dilakukan,” pungkasnya. (jon)








