
Tim SAR dan petugas gabunga serta masyarakat melakukan penyusuran sepanjang pantai mencari korban
JEMBRANA-Dihantam gelombang tinggi, seorang nelayan Suhairi (50) asal Desa Air Kuning, Jembrana dilaporkan hilang Kamis 12 Agustus 2021. Informasi kecelakaan hingga membuat hilangnya nelayan tersebut terjadi pukul 06-00 WITA.
Sehabis melaut, menuju balik ke daratan, tiba tiba perahu dengan lambung Sekar Mawar, dihantam gelombang tinggi hingga terbalik. Dua penumpangnya, Asrul Salim (26) dan Suhairi (50) ikut tercebur ke air. Sebelum akhirnya satu nelayan berhasil diselamatkan sesama nelayan, hingga dibawa ke tepi. Sedangkan Suahari hingga kini belum ditemukan.
Perahu yang ditumpangi nelayan naas tersebut setelah ditarik ke daratan mengalami sejumlah kerusakan. Peralatan berikut ikan hasil melaut ikut hilang.

Kapolsek Kota Jembrana Iptu I Putu Budi Santika seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Satu korban berhasil selamat, yakni Asrul Salim asal Banjar Tengah, Desa Air Kuning. Saat ini personil SAR sedang melakukan pencarian dilokasi korban hilang.
“Satu orang masih dalam pencarian, atas nama Suhairi asal Banjar Munduk, Desa Air Kuning. Tim SAR sudah turun melakukan penyisiran,” pungkasnya. (ara)








