Dimintai Sumbangan, Orang Tua Siswa SMPN 1 Kuta Pakrimik

0
28
Surat permohonan bantuan sukarela (punia) SMP Negeri 1 Kuta.

BADUNG – Sejumlah orang tua/wali siswa SMP Negeri 1 Kuta pakrimik menyusul adanya surat permohonan bantuan sukarela (punia) untuk upacara dewa yadnya melaspas pedudusan alit wraspati kalpa pada 28 Agustus 2021.

Meskipun sukarela, tapi di surat nomor 421.3/174/SMPN1/Kuta justru tertulis untuk para wali siswa Kelas VIII dan IX dimohon memberi sumbangan minimal Rp 100.000 dan wali siswa Kelas VII minimal Rp 200.000.

Beberapa orang tua/wali siswa menilai kata minimal dalam surat kurang tepat jika bertujuan untuk mengumpulkan sumbangan sukarela. Terlebih, di masa sulitnya ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Saya rasa upacara itu tidak terlalu mendesak, dan bisa diundur pelaksanaannya,”kata salah seorang orang tua siswa yang keberatan namanya diwartakan, Rabu 21 Juli 2021.

Kepala SMPN 1 Kuta I Wayan Tur Adnyana yang dikonfirmasi menyampaikan, surat yang dikeluarkan sesuai hasil koordinasi dengan komite sekolah yang merupakan perwakilan dari para orang tua/wali siswa. Namun, ia menyebut tidak mematok besaran minimal sumbangan yang dimohonkan. “Tidak harus sebanyak itu. Namanya juga punia. Tidak (menyumbang) pun tidak apa-apa, kalau memang tidak punya. Karena kan kita sudah tahu situasi seperti ini,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, upacara dewa yadnya dilaksanakan setelah selesainya pembangunan dan penataan lingkungan sekolah. “Pujawalinya itu bertepatan saat hari raya Saraswati nanti. Pas juga hampir selesai kolam di depan, kolam di depan Padmasana juga selesai. Selain itu anak-anak Kelas VII juga mewinten,” katanya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here