
BULELENG – Jelang Hari Suci Idul Adha 1442 Hijriah, stok sapi dan kambing yang akan digunakan untuk hewan kurban di Kabupaten Buleleng, relatif aman. Dari hasil pantauan dan permohonan yang diajukan warga masyarakat maupun pengurus masjid, kebutuhan sapi tercatat sebanyak 252 ekor sementara kambing sebanyak 265 ekor.
“Secara umum kebutuhan hewan kurban serangkaian peringatan Hari Suci Idul Adha, Selasa, 20 Juli 2021 di Kabupaten Buleleng masih aman,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Buleleng, Made Sumiartha, Senin, 19 Juli 2021 usai menandatangi surat tugas pemeriksaan hewan kurban.
Mantan Kabag Umum Setda Buleleng ini menandaskan, pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.
“Sampai hari ini ada 28 titik lokasi pemotongan hewan yang diajukan oleh pengurus masjid/mushola dan ormas. Mulai hari ini petugas dari bidang keswan memeriksa kesehatan hewan yang akan dipotong untuk kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Desa Panji Kecamatan Sukasada,” jelasnya.
Tanggal 21 Juli 2021, petugas kembali melakukan pemeriksaan ante dan post mortem saat pemotongan hewan.
Pemeriksaam Post Mortem dan Ante Mortem, kata Sumiartha, dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan yang dijadikan kurban.
“Bebas dari virus Jembrana Disease Viris (JDV) dan lainnya sebelum dipotong sebagai hewan kurban,” jelasnya.
Selain memastikan kesehatan hewan kurban, bekerjasama dengan Satgas-PP Covid-19 dan aparat TNI/Polri, petugas kesehatan hewan yang dibekali Surat Tugas Pemeriksaan Hewan Kurban, juga diharapkan dapat mengajak dan mengimbau warga msyarakat, penitia kurban dimasing-masing masjid untuk mengatur pembagian daging kurban, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (kar)








