
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindsagkop-UKM) mengawal penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021. Bersinergi dengan BRI Cabang Singaraja, Disperindagkop-UKM juga melakukan upaya pendampingan terhadap 33.059 dari 42.039 usulan pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan.
“Bersama dengan BRI Singaraja, kami mengawal dan melakukan pendampingan terhadap 33.059 yang telah ditetapkan maupun yang sedang dalam proses usulan secara online,” ungkap Kepala Disperindagkop-UKM Buleleng, Dewa Made Sudiartha, Jumat 9 Juli 2021.
Sudiarta memaparkan, berdasarkan hasil pendampingan dan evaluasi, realisasi BPUM di Kabupaten Buleleng hingga saat ini sudah mencapai 78.63 % atau 33.059 dari 42.039 pengusaha mikro yang terdaftar secara online melalui website. eform.bri.co.id.bpum dan ditetapkan sebagai penerima BPUM.
“Sesuai arahan bapak Gubernur Bali pada acara penyerahan BPUM kemarin, kami bersama BRI tidak hanya mengawal, tapi juga melakukan pendampingan, mengedukasi warga dalam proses permohonan hingga pemanfaatan bantuan stimulan yang di harapkan dapat menggerakkan sektor riil, usaha mikro ditengah pandemi Covid-19,” tandas Sudiartha sembari menegaskan, Pemprov Bali bersama Kabupaten/Kota se-Bali berkomitmen memaksimalkan program ini.
Berdasarkan hasil evaluasi, kata Sudiartha, bantuan stimulan BPUM senilai Rp. 1,2 juta bagi usaha mikro sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh penerima.
“Selain dapat menghidupi keluarga, usaha mikro yang mendapatkan stimulan BPUM antara lain berupa usaha kuliner, kerajinan soufenir juga mampu menggerakkan UMKM dalam upaya perceparan pemulihan ekonomi ditengah pandemi,” tandasnya.
Meski masih terkendala transformasi teknologi, BPUM untuk usaha mikro di Bali, khususnya Buleleng mampu mengantarkan UMKM Naik Kelas.
“UMKM yang tidak terdampak pandemi, menjadi penopang perekonomian masyarakat bahkan mulai digeluti pekerja pariwisata sebagai usaha potensial ditengah terpuruknya sektor pariwisata,” pungkasnya.(kar)








