Curhat Pedagang Es dan Bakso Keliling saat PPKM Darurat

0
547
Pedagang es krim keliling Made Saya tetap semangat berjualan di tengah sepinya pembeli karena PPKM Darurat.
Pedagang es krim keliling Made Saya tetap semangat berjualan di tengah sepinya pembeli karena PPKM Darurat.

GIANYAR – Sejumlah pedagang keliling di Kabupaten Gianyar tetap semangat mengais rezeki di tengah penerapan PPKM Darurat Covid-19. Hanya, mereka terpaksa mengurangi jumlah produksi karena sepinya pembeli.

Made Saya yang sehari-harinya berjualan es krim keliling merasakan dampak penerapan PPKM Darurat. Apalagi, pelanggannya selama ini kebanyakan dari kalangan pegawai. “Biasanya ramai yang beli, sekarang pegawainya sepi karena PPKM,”ucap pria asal Kelurahan Bitera, Gianyar ini, Rabu 7 Juli 2021.

Dari pagi berjualan sampai pukul 13.00 WITA, es krim diapit roti berisi aneka toping seharga Rp 5.000 itu hanya laku separo termos. “Dari tadi keliling masuk kantor, sepi. Ini baru segini laku. Biasanya sampai dua termos habis terjual. Mudah-mudahan situasi cepat normal,”ungkap Made Saya sembari menyebut untuk satu termos es krim yang habis terjual memperoleh pendapatan kotor Rp 300 sampai Rp 350 ribu sehari.

Segendang sepenarian, pedagang bakso keliling, Erik juga mengurangi pembelian daging akibat sepinya pembeli. “Sekarang hanya beli daging 1,5 kilogram. Ini sedikit sekali dibandingkan sebelum Covid bisa beli daging sampai 10 kilogram,”ujar Erik yang sehari-harinya berjualan keliling di sejumlah kantor dinas dan Polres Gianyar. (jay,dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 3 =