Supermaket dan Restoran di Badung Boleh Buka Selama PPKM Darurat, Bupati Giri Prasta : Itu Kebutuhan Perut

0
454
Personel Polres Badung bersiap patroli dalam Operasi Aman Nusa Agung II Lanjutan terakit penerapan PPKM Darurat.
Personel Polres Badung bersiap patroli dalam Operasi Aman Nusa Agung II Lanjutan terakit penerapan PPKM Darurat.

BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri apel gelar pasukan Operasi Aman Nusa Agung II Penanganan Covid-19 Lanjutan yang digelar Polres Badung di Lapangan Mengwi, Sabtu 3 Juli 2021.

236 personel Polres Badung dikerahkan selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 mulai 3 – 20 Juli 2021. Sasaran prioritas adalah tempat wisata dan restoran serta kegiatan upacara keagamaan.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, selama PPKM Darurat tempat-tempat wisata ditutup. Sedangkan pusat perbelanjaan, warung termasuk restoran yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat tetap boleh buka. Namun, beroperasinya hanya sampai pukul 20.00 WITA. “Lewat dari jam itu silakan take away. Itu kebutuhan perut lho. Intinya diatur agar bisa berjalan dengan baik dan terpenting penerapan protokol kesehatan,” tegas Giri Prasta didampingi Kapolres Badung AKBP Robby Septiadi dan Dandim 1611 Badung Kolonel Inf Made Alit Yudana.

BACA JUGA:   Hotel Karantina Pasien Covid-19 di Desa Mas Diyakini Berhantu, Pemkab Gianyar Datangkan Pemangku

Sedangkan untuk upacara keagamaan di masa PPKM Darurat, pejabat asal Petang itu menyampaikan tidak mengurangi dresta yang sudah berjalan dengan catatan masyarakat wajib taat prokes sebagai antisipasi varian baru Covid-19. “Misalnya ada pujawali, cukup pemangku dan perwakilan tidak lebih dari 15 orang. Begitu juga resepsi pernikahan silakan, tapi dibatasi 30 orang. Atau bisa sekarang upacaranya dan setelah PPKM Darurat resepsi,”harapnya. 

BACA JUGA:   Sat Pol PP Grebeg Warung Remang-Remang

Giri Prasta kembali menegaskan, apapun yang menjadi keputusan Presiden Jokowi harus ditaati oleh masyarakat. Terlebih, pelaksanaan program berkenaan dengan masalah kesehatan. Ia meyakini masyarakat di Kabupaten Badung sudah mulai merasakan dan sadar dengan apa yang harus dilakukan.

Bekaitan dengan vaksinasi, bupati dua periode itu menyebut capaiannya 108 persen. Bahkan, mulai minggu ini vaksinasi menyasar anak usia 12-17 tahun dikoordinir para camat bersama perbekel yang pelaksanaanya di sekolah-sekolah. “Kami memilih sekolah karena ada wifi gratis untuk pendataan,”ungkapnya.

Sementara, Kapolres AKBP Roby Septiadi menegaskan siap mendukung Pemkab Badung dalam pelaksanaan PPKM darurat. “Personel yang dikerahkan fokus ke objek wisata, tempat keramaian seperti restoran dan lainnya. Sejak tadi malam anggota kami sudah melakukan patroli keliling melakukan sosialisasi terkait PPKM darurat ini,”ujar Roby Septiadi sembari berharap dukungan masyarakat selama PPKM Darurat. (dum)

BACA JUGA:   Warga Nusa Penida Resah, Maling Gentayangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − twelve =