
TABANAN – Jajaran Kapolsek Selemadeg Timur mengamankan lima pelajar sebuah SMK Negeri di Kabupaten Tabanan, karena melakukan aksi balap liar di jalan umum perbatasan antar Desa Megati dan Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, Senin 28 Juni 2021 malam. Setelah diberikan pembinaan dan memanggil orang tua, mereka dipulangkan dengan menandatangani pernyataan.
“Begitu mendapatkan laporan dari warga kalau di jalan umum pedesaan perbatasan antara Banjar Serampingan Kelod, Desa Megati dengan Banjar Batan Buah, Desa Tangguntiti, ada aksi balap liar kami langsung turun,” ungkap Kapolsek Selemadeg Timur AKP Ni Komang Sri Subekti, Selasa 29 Juni 2021.
Dikatakan, Jalur tersebut merupakan jalur lurus diantara areal persawahan subak terluas di Tabanan tersebut. Lokasi memang agak jauh dari pemukiman. Aksi dilakukan tengah malam mulia pukul 23.00 WITA.
“Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sedang ada balapan liar,” tandas AKP Sri Subekti.
Petugas berhasil mengamankan lima orang yang masih berstatus pelajar sebuah SMK Negeri. Mereka datang dari dua desa yang ada di Kecamatan Selemadeg Timur. Selain itu, petugas juga mengamankan tiga sepeda motor yakni Honda Vario Nopol DK 2864 GAC, Honda Beat Nopol DK 6140 HC dan Yamaha mio tanpa plat nomor polisi.
“Kelima pelajar berikut tiga sepeda motor langsung kami amankan ke Polsek,” jelas Mantan Kasat Intelkam Polres Jembrana ini.
Pihaknya kemudian memanggil orang tua kelima pelajar tersebut dan diberikan pembinaan. Setelah diberikan pembinaan, kelima pelajar tersebut dipulangkan.
“Kelimanya kami berikan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi serta meminta orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka ,” pungkasnya. (jon)








