
TABANAN – Para atlet Tabanan yang kini membela kontingen Bali di PON XX/2021 di Papua pada 2-15 Oktober mendatang, tak dijamin bakal otomatis akan turun di Porprov Bali XV/2022. Perkembangan setelah turun di PON bakal tetap dipantau dan dievaluasi oleh KONI Tabanan.
“Tidak ada jaminan bagi bagi 14 atlet Tabanan yang kini membela kontingen Bali di PON Papua, ke depannya bakal langsung otomatis menghuni tim Porprov Tabanan. Mereka memang bakal masuk di Pelatda Tabanan namun tetap kualitas dan kemampuanya baik skill maupun teknik akan terus dipantau,” ungkap Ketua Umum KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan saat dihubungi, Rabu 19 Mei 2021.
Tidak adanya jaminan itu lanjutnya, karena jika atlet PON Bali tersebut selama setahun atau sampai menjelag gelaran Porprov Bali ternyata mengalami penurunan secara signifikan dari sisi teknik, fisik bahkan prestasi, atau muncul atlet pelapis atau junior lebih baik, maka bisa saja atlet PON tersebut diganti dengan atlet pelapis atau juniornya.
“Karena itulah, maka atlet PON Bali dari Tabanan ketika datang dari PON Papua harus tetap berlatih secara rutin dan terus meningkatkan kualitas serta performancenya, sehingga nantinya masih bisa berlanjut membela Tabanan di Porprov Bali 2022. Pastinya mereka yang masih masuk aturan Porprov Bali seperti tidak meraih medali emas atau usianya masih masuk dari batas usia yang ditentukan cabor yang dipertandingkan,” tegas Ary Wirawan.
Secara umum KONI Tabanan juga tetap mendorong dan mendukung para atlet Tabanan bisa berprestasi di PON Papua sehingga tak hanya masuk Pelatda KONI Tabanan namun juga menghuni Pelatda KONI Bali. (ari)








