
KUTSEL – Politisi kawakan I Wayan Disel Astawa, telah menginjak usianya yang ke setengah abad. Usia keemasan itu dirayakan menggunakan ikon baru Pantai Melasti yakni Panggung Budaya Praharsacitta, Selasa 11 Mei 2021 malam.
Diakui Disel, dirinya memang sengaja menggelar acara tersebut di Panggung Budaya Praharsacitta Pantai Melasti. Memperkenalkan fasilitas baru Pantai Melasti merupakan bagian dari tanggung jawab moril seorang putra Ungasan. Apalagi dirinya juga menjabat sebagai Bendesa Adat Ungasan, yakni seorang yang dituakan di wilayah Desa Adat Ungasan.
“Menurut kami, ini sebuah momentum yang baik untuk sekaligus memperkenalkan ikon baru di Pantai Melasti. Sehingga publik, utamanya para sahabat yang ada dalam jaringan D15EL Family, bisa mengetahui secara jelas soal makna dan peruntukan dari Panggung Budaya Praharsacitta Pantai Melasti,” sebutnya.
Hal tersebut juga dipandang sejalan dengan rencana pembukaan pariwisata internasional di bulan Juni atau Juli. Rencana tersebut diharapkan bisa benar-benar terwujud, sehingga roda perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak, termasuk melalui pemanfaatan Panggung Budaya Praharsacitta.
“Panggung ini bisa dipergunakan untuk berbagai acara. Mulai dari acara ulang tahun, pementasan seni budaya, hingga wedding,” tambahnya.
Politisi Partai Gerindra itu mengaku sangat menyadari bahwa terwujudnya Panggung Budaya Praharsacitta serta pencapaian yang berhasil diraihnya selama ini notabene berkat dukungan berbagai pihak. Utamanya orang-orang yang tergabung dalam wadah D15EL Family. “D15EL Family telah banyak mengantarkan kesuksesan bagi saya dan keluarga saya,” sebutnya menuturkan wadah loyalis Disel Astawa yang selama pandemi Covid-19 ini juga aktif melakukan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan sembako.
“Di usia ke-50 tahun ini, saya beserta keluarga tentu menyampaikan terimakasih sekaligus memohon restu dan tuntunan dalam menjalankan kepercayaan sebagai Bendesa Adat Ungasan dan Anggota DPRD Provinsi Bali. Semoga ke depan saya bisa menjadi lebih baik lagi,” ungkap Disel.
Terpisah, Manajer Pengelola Pantai Melasti Wayan Karnawa menyebut sangat mengapresiasi sikap Wayan Disel Astawa, yang memilih memanfaatkan Panggung Budaya Praharsacitta untuk gelaran acara ulang tahunnya yang ke-50. Apalagi diketahui, itu didasari atas tujuan promosi, mengingat Panggung Budaya Praharsacitta merupakan fasilitas wisata baru yang ada di Pantai Melasti.
“Tentu kami sangat mengacungi jempol sikap beliau. Panggung Budaya Praharsacitta adalah sebuah ikon baru di Pantai Melasti yang telah diupacarai dan diresmikan pada Selasa (4/5) lalu. Yang mana peluncurannya sekaligus diisi dengan pementasan Tari Kecak Titi Situbanda, yang dikolaborasikan lantunan lagu maskot Pantai Melasti Surganya Pulau Bali,” sebutnya sembari berharap agar sikap Disel Astawa itu bisa menjadi contoh bagi para pemimpin lainnya. (adi/*)








