
BULELENG – Percepatan vaksinasi Covid-19 dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Tim Medis Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19. Untuk memastikan tak ada tercecer, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana langsung turun ke sejumlah lokasi vaksinasi dengan prioritas warga berumur diatas 40 Tahun. Pemantauan juga dilakukan karena dari pendampingan yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terungkap jumlah penduduk yang terdaftar sebanyak 260 orang, namun hanya 43 orang yang divaksin.
“Saya ingin memastikan tidak ada warga yang tercecer. Khususnya, yang masuk skala prioritas yakni warga dengan umur 40 tahun keatas,” tandas Bupati Suradnyana, Rabu, 5 Mei 2021 disela-sela pemantauan vaksinasi di Lingkungann Buitan Kelurahan Banjar Bali Kecamatan Buleleng.
Bupati Suradnyana mengungkapkan, akurasi pendataan kependudfukan sangat penting dilakukan agar proses vaksinasi bisa dilaksanakan secara merata. Jangan sampai terjadi vaksinasi seperti di Kelurahan Beratan, dari penduduk yang terdaftar sebanyak 260 orang, hanya 43 orang yang divaksin.
“Selebihnya tinggal di Denpasar, sehingga pendataan harus dilakukan dengan baik. Jangan sampai mereka yang tinggal di Denpasar, disana (di Denpasar,red) tidak dapat vaksin di Buleleng juga tidak dapat vaksin. Ini kan berbahaya, kita akan evaluasi untuk menentukan langkah-langkah yang jelas,” tandasnya.
Suradnyana menegaskan, skala prioritas terhadap warga berumur 40 tahun keatas, diputuskan karena usia ini cukup rentan terpapar virus.
“Kalau umur 20-40, dikatakan memiliki imun tubuh yang lebih bagus. Selain itu, Zone Merah di Buleleng disebabkan mortalitas yang lebih banyak terjadi pada warga lanjut usia,” terangnya.(kar)








