Ratusan Pemudik di Terminal Mengwi Turun dari Bus, Ini Penyebabnya

0
234
Kasat Lantas Polres badung AKP Aan Saputra menanyakan surat keterangan rapid test kepada penumpang di Terminal Mengwi.

BADUNG – Polda Bali menggelar Operasi Ketupat Agung dalam rangka Idul Fitri 1442 H mulai 6-17 Mei 2021. Tak hanya masalah pengamanan, polisi juga konsen melakukan penyekatan larangan mudik.

Sebelum penyekatan resmi diberlakukan bersamaan dengan Operasi Ketupat, ribuan masyarakat sudah berbondong-bondong meninggalkan Bali demi bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Seperti terlihat pada Selasa 4 Mei 2021 sekitar pukul 13.00 WITA di Terminal Mengwi. Puluhan bus dipenuhi penumpang yang sebagian besar tujuan keberangkatan ke daerah Jawa Timur. Hanya, perjalanan mereka tertunda sejenak lantaran tidak bisa menunjukkan surat keterangan hasil rapid test yang diminta Kasat Lantas Polres Badung AKP Aan Saputra.

“Bapak ibu bisa perlihatan surat keterangan rapid test ? ” kata AKP Aan Saputra yang dua kali mengulangi pertanyaan. Para penumpang sejenak terdiam dan mereka pun kompak mengaku belum melakukan rapid test. “Kalau bapak ibu belum bisa menunjukkan surat rapid test, bus takkan jalan. Kalaupun kendaraan jalan, saya akan tilang,”ujar Aan Saputra.

Para penumpang itu pun akhirnya turun dari bus kemudian melaksanakan rapid test di teminal. Pemeriksaan kesehatan berkaitan dengan Covid-19 itu dilakukan petugas medis dari Puskesmas Mengwi.  Selama pemeriksaan dari pukul 13.00 WITA, AKP Aan Saputra mencatat ada 450 orang penumpang tidak bisa menunjukkan surat rapid test. “Lumayan banyak. Tadi baru 15 bus kami periksa yang masing-masing berisi 30 orang penumpang,”tandasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here