Buleleng Kembali Masuk Zona Merah

0
1640
Pasien Covid-19 meninggal dunia meningkat, Buleleng kembali ke Zona Merah

BULELENG – Dipicu kasus kematian Pasien Covid-19 yang cendrung naik, Kabupaten Buleleng kembali turun ke Zona Merah atau daerah dengan resiko tinggi tingkat penyebaran Covid-19. Zona Merah sebagaimana dilansir Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bersama Satgas Penanganan Covid-19, per tanggal 2 Mei 2021, tak pelak membuat Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Buleleng menggencarkan penertiban protokol kesehatan (prokes) dan percepatan vaksinasi.

“Sesuai data dari Tim Medis Satgas-PP Covid-19 Buleleng, hari ini ada penambahan pasien terkonfirmasi sebanyak 24 orang, pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak 3 orang dan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 11 orang,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Nyoman Genep, Selasa, 4 Mei 2021.

Genep yang juga Plt. Kadis Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kadiskominfosanti) Buleleng ini memaparkan, penambahan 24 kasus konfirmasi tersebar pada 7 Kecamatan sementara 11 pasien dinyatakan sembuh berasal dari 4 Kecamatan.

“Pasien Covid-19 meninggal dunia berasal dari Desa Temukus Kecamatan Banjar, seorang wanita berumur 48 tahun, dirawat sejak 26 April 2021 di RSUD Buleleng dan dinyatakan meninggal dunia tanggal 2 Mei 2021,” urainya.

Yang kedua, pasien perempuan berumur 58 tahun dari Desa / Kecamatan Tejakula, dirawat di RSUP Sanglah sejak 22 April 2021 dan dinyakatan meninggal dunia tanggal 2 Mei 2021.

“Pasien ketiga, seorang laki-laki berumur 48 tahun dari Desa Bhaktisegara Kecamatan Buleleng, dirawat sejak 26 April 2021 di RS KDH dan dinyatakan meninggal dunia 4 Mei 2021,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here