1.750 Personel Gabungan Amankan Operasi Ketupat 2021, Polisi Sekat Tujuh Titik Jalur Mudik

0
39
Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra press conference terkait Operasi Ketupat 2021

DENPASAR – 1.750 personel gabungan Polda Bali bersama stakeholder diterjunkan untuk pengamanan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka perayaan Idul Fitri 1442 H.

Hal itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra saat press conference usai melaksanakan rapat koordinasi bersama TNI dan stakeholder di Polda Bali pada Selasa 4 Mei 2021. “Kami melaksanakan rapat koordinasi sebagai kesiapan pengamanan menyambut Idul Fitri 1442 Hijriah. Konsentrasi kami terkait adanya larangan dari pemerintah kepada masyarakat yang melaksanakan mudik demi keselamatan dan kesehatan bersama,”ujar Jayan Danu Putra.

Kapolda menyampaikan, Operasi Ketupat dilaksanakan mulai 6-17 Mei 2021 dengan mendirikan tujuh pos pengamanan sekaligus penyekatan terhadap pemudik. “Tujuh pos itu dibangun di titik-titik central yang selama ini menjadi tempat lalu lalang masyarakat keluar masuk Bali seperti di Denpasar, Pelabuan Gilimanuk dan Padang Bai serta Bandara Ngurah Rai,”katanya.
Bagi yg melakukan perjalanan ke luar Bali wajib membawa surat terutama perjananan dinas ataupun keperluan lain yang nantinya juga diverifikasi oleh kepolisian.
Khusus angkutan penumpang, kata Kapolda, yang diizinkan adalah AKAP dan AJAP. Itupun sudah dipasangi stiker khusus lengkap dengan scan barcode oleh Dinas Perhubungan. “Jadi, di luar itu (angkutan dipasangi stiker) adalah travel gelap. Apabila tidak sesuai ketentuan, maka diminta kembali,”ungkap jenderal bintang dua asal Bangli ini.

Tak hanya diminta kembali, pihaknya juga menyiapkan sanksi tilang bagi travel gelap hingga tidak menutup kemungkinan dilakukan penahanan. Bagaimana dengan wisatawan masuk Bali ? “Prosedur sesuai surat edaran Gubernur Bali, bagi yang masuk wilayah Bali wajib menjalani pemeriksaan rapid test antigen dan PCR,”tegasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here