
DENPASAR – Ditengah pengurangan 2 nomor pada PON XX/2021 di Papua Oktober mendatang dibandingkan pada PON XIX/2016 di Jawa Barat silam, tim selancar angin PON Bali memberikan jaminan raihan 1 medali emas saja. Jaminan itu berbanding terbalik dengan raihan 5 medali emas di PON Jawa Barat silam.
Pelatih tim selancar angin PON Bali, Wayan Sujana menegaskan jika jaminan raihan 1 emas itu berdasarkan pertimbangan-pertimbangan realistis. Salah satunya karena ada dua pengurangan nomor yang dipertandingkan di PON Papua yakni nomor marathon open RSX dan nomor marathon techno.
“Kalau di PON Jawa Barat Bali meraih 5 emas karena nomor yang dipertandingkan lumayan banyak, sementara sekarang ini kami hanya bisa meloloskan atlet 3 nomor saja, lantaran ada beberapa nomor yang dipertandingkan khusus junior sementara kita ada di nomor itu yang tidak memiliki atlet atau tidak lolos PON. Dua nomor itu tak lain Techno putra dan putri junior, RS1 putra dan putri 22 tahun ke bawah,” tutur Sujana, Minggu 25 April 2021.
Selain persoalan tersebut yang dinilai Sujana yang juga Sekretaris Umum Pengprov Porlasi Bali itu tak lain bagaimana di jenjang lebih tinggi untuk selancar Indonesia jika diperkuat oleh atlet-atlet junior juara PON.
“Ini sangat aneh. Bagaimana tidak, kalau Indonesia turun di multi even level internasional seperti SEA Games, Asian Games atau Olimpiade dikirim atlet junior. Sementara pengalaman masih jauh dengan atlet senior. Jika demikian terus atlet senior bakal berlaga dimana ?. Harusnya atlet junior itu masih bisa dikirim di single even internasional. Ingat multi even itu tujuanya prestasi bukan lagi pembinaan,” tutup Sujana. (ari)








