
BULELENG – Jelang peringatan Hari Suci Galungan dan Kuningan, 14 dan 24 April 2021, stok babi dan kerbau di Kabupaten Buleleng dinyatakan aman. Selain pasokan yang berasal dari Kintamani, Bangli dan Pupuan, Tabanan sebagai sentra produksi, ketersediaan daging babi dan kerbau juga ditunjang dari populasi yang ada pada peternak lokal.
“Sampai saat ini, stok daging Babi dan Kerbau serangkaian Hari Suci Galungan dan Kuningan masih aman.” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Buleleng, Made Sumiarta, Kamis, 8 April 2021 usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Bupati Buleleng.
Didampingi Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan I Made Suparma, mantan Kabag Umum Setda Buleleng ini menandaskan, selain ketersediaan stok daging babi dan kerbau, pihaknya juga akan terus melaksanakan pemantauan kesehatan hewan yang akan dikonsumsi masyarakat.
“Mengantisipasi merebaknya virus ASF, kami tetap mensosialisasikan dan memberikan arahan kepada peternak besar maupun kelompok ternak agar tetap menjaga sterilisasi kebersihan daripada kandang, sebagai upaya ante mortem dan juga memantau perdagangan daging di pasar sebagai upaya post mortem yang akan kita lakukan Minggu, 11 April 2021,” pungkanya. (kar)








