
TABANAN –Tim panjat tebing PON Jawa Timur (Jatim) mengawali even Mini Kompetisi Road to PON Papua XX/2021 dengan menguasai medali di nomor boulder perorangan putra dan putri, pada pertandingan di Lintasan Panjat Tebing Alit Saputra Tabanan, Minggu 4 April 2021 malam. Sementara Bali yang mengandalkan salah seorang atletnya Nadya Putri Virgita terhenti di babak semi final.
Jatim di boulder putra menyabet semua medali mulai emas, perak dan perunggu melalui Khoirul Anam dengan raihan medali emas, Fatchur Roji (perak) dan Aan Aviansyah (perunggu). Begitu juga di bagian boulder putri Jatim juga borong medali melali Fitria Hartani menyabet medali emas, Kharisma Ragil Rakasiwi (perak) dan Amanda Narda Mutia.
“Jawa Timur mendominasi karena mereka lebih siap lantaran latihannya intensif dengan tetap melakoni Pelatda tanpa henti di daerahnya meski masa pandemi Covid -19. Padahal sebenarnya secara kemampuan hanya berbeda tipis dengan pemanjat lainnya seperti Bali, Jawa Barat dan DKI Jakarta,” kata Pelatih Kepala tim panjat tebing PON Bali Suhardi Eka Prasetya didampingi salah seorang pelatih Dani Hamdani, Senin 5 April 2021.
Dipaparkan Suhardi, Bali sendiri sekarang ini masih dalam tahap membuat pondasi dengan masih menjalani tahap persiapan umum dan belum masuk tahap persiapan khusus, taktik dan strategi, tahap pra kompetisi dan tahap terakhir kompetisi utama.
Sementara itu, Dani Hamdani menambahkan tim panjat tebing PON Bali tampil tanpa salah seorang atlet putri andalannya Made Desak Rita Kusuma Dewi yang kini tengah fokus berlatih di Pelatnas Indonesia.
“Evaluasi di nomor boulder ya karena mepetnya waktu persiapan dan latihan,” tutup Dani Hamdani. (ari)








