
GIANYAR – Bupati Gianyar I Made Mahayastra memberikan pelatihan kecakapan hidup kepada barista (pembuat kopi) di Vila Kori Maharani, Desa Tulikup, Gianyar, Rabu 17 Maret 2021.
Menurutnya, modal finansial dalam memulai usaha memang penting. Namun, kecakapan atau keterampilan seseorang akan jauh lebih penting. “Kecakapan akan lebih bermanfaat. Kecakapan perlu pelatihan, perlu keterampilan. Keterampilan tidak datang dengan sendiri maka dari itu perlu peran lembaga yang memiliki kewenangan dalam hal itu. Sehingga nantinya lahir orang yang punya keterampilan dan keuletan,” kata Bupati asal Melinggih, Payangan, Gianyar ini.
Ia berharap dengan modal kecakapan atau skill serta menguasai medan dibidangnya, seseorang akan berani memulai membuka usaha kecil-kecilan terlebih dahulu. Mengenai modal usaha bagi yang ingin membuka usaha, Pemkab Gianyar telah menyiapkan stimulus lewat Bank Daerah Gianyar (PT BPR Perseroda,red) dengan bunga rendah yaitu 0,5 % perbulan.
Mahayastra mengatakan, trend minum kopi bagi sebagian besar orang merupakan peluang besar bagi para barista untuk memulai usaha dengan kedai kopi yang menyajikan kopi dengan cita rasa terbaik. Terlebih, di era sekarang banyak orang yang melakukan diskusi atau rapat kecil di kedai atau restoran kopi. “Kalau dulu kopi identik dengan orang tua, tapi sekarang anak muda pacaran minum kopi. Orang rapat kecil atau diskusi minum kopi. Jadi, ini merupakan suatu peluang yang baik yang bisa diambil,” ujarnya.
Bupati Mahayastra berpesan agar para peserta mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya.”Dapat bersaing di bidangnya masing-masing seprofesional mungkin sehingga kedepan akan lahir generasi handal hingga bisa menjadi pengusaha muda yang sukses,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra menyampaikan, pelatihan bermaksud untuk melakukan rekrutmen bagi generasi muda yang telah mengalami pemutusan hubungan kerja yang tidak memiliki skill dan keahlian, sehingga diedukasi dalam pengembangan kompetensi keahlian.
“Nah, sehingga nantinya akan terwujud kompetensi handal dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga melalui kewirausahaan. Terjaminnya profesionalisme generasi muda dalam keahlian meracik kopi serta para peserta terkualifikasi kompeten melalui uji kompetensi dari penguji profesional dapat dijadikan dasar untuk mencari pekerjaan, baik di dunia usaha maupun di dunia industri,” kata Sadra.
Pelatihan kecakapan hidup barista diikuti oleh 16 orang generasi muda Gianyar yang akan dilatih selama 20 hari mulai tanggal 17 maret hingga 5 april tahun 2021. (jay)








