
TABANAN – Para nelayan di pesisir selatan Tabanan kini tengah khawatir. Pasalnya , salah satu nelayan ketua kelompok nelayan Segara Taman di Banjar Bebali, Brembeng, Selemadeg yang dipanggil Nang Adel asal Banjar Klecung, Tegalmengkeb, Selemadeg Timur belum pulang sampai malam hari, Senin , 8 Maret 2021. Sampai berita ini dilansir, yang bersangkutan belum kembali.
Ketua HNSI Kabupaten Tabanan I Ketut Arsana Yasa mengatakan, Nang Adel bersama rekannya sesama nelayan termasuk rekannya yang dipanggil Oman Oplo melaut mencari ikan layur di perairan selatan Pantai Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan. Mereka mulai melaut sejak pukul 11.00 WITA.
Diduga, karena keasyikan memasang jaring dan banyak mendapat layur, nampaknya Nang Adel memilih tetap memasang jaring, sementara teman-temannya termasuk Oman Oplo sudah mendarat pukul 17.00 WITA. Sementara Nang Adel belum kembali dan masih mau mengangkat jaring. Namun sampai pukul 20.00 WITA belum kembali mendarat.
“Ini yang membuat kami khawatirkan. Apalagi yang bersangkutan tidak membawa Hp, sehingga tidak bisa dihubungi,” ungkap anggota komisi I DPRD Tabanan ini.
Pihaknya khawatir, kalau mesin perahu yang bersangkutan mati atau kehabisan bahan bakar. Pasalnya, ada rekannya melihat kalau perahu yang bersangkutan masih berada diantara Pantai Yeh Gangga dengan Pasut dalam keadaan diam.
“Kalau BBMnya habis, takutnya tidak tenang, tapi kalau tenang, yang bersangkutan bisa kembali memasang jaring dan diikatkan ke perahu sehingga diam,” sebutnya.
Karena malam, para nelayan tidak berani melaut, sehingga belum bisa melakukan pencarian. Para nelayan hanya menunggu di bibir pantai, berharap Nang Adel segera mendarat.
“Kalau malam ini tidak datang, besok kami akan melakukan pencarian,” kata Nelayan Pasut ini. (jon)









Info nelayan dari Desa Tegalmengkeb Kecamatan Selemadeg timur Ketua KUB Segara Taman I Wayan Suantra (nang Adel) info melaut sendiri mesin mati tdk bs balik lagi memesang jangkar besoknya diselamatkan nelayan yg lain…