Beberapa Sumber Mata Air di Gianyar Rawan Tercemar E Coli

0
126
Tiga orang anak melakukan aktivitas di salah satu sungai di Gianyar.

GIANYAR – 12 sungai besar di Kabupaten Gianyar hingga kini belum mengalami pencemaran berat. Hanya, air sungai itu tidak layak dikonsumsi langsung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, Ni Made Mirnawati mengatakan, salah satu faktor air sungai masih lestari karena di hulu tidak ada industri rumah tangga yang membuang limbah ke sungai.

Sebaliknya, kondisi air sungai semakin ke hilir kian kotor disebabkan di beberapa pemukiman masih ada warga membuang sampah ke sungai. “Memang tidak dipungkiri masih ada warga yang belum sadar,” ungkap Mirnawati.

Ia menyebutkan,  60 titik sumber mata air di Gianyar telah dilakukan uji laboratorium dan hasilnya  masih diambang baku mutu. Namun, ada beberapa sumber mata air rawan pencemaran limbah kimia dan bakteri E Coli. “Bukan tercemar, tapi ada potensi tercemar bakteri E-coli sehingga lingkungan mata air kita pantau, apa ada peliharaan ternak, atau industri rumah tangga disekitar titik itu,:”ungkapnya.

Pihaknya berharap pihak desa adat maupun desa dinas ikut menjaga sumber mata air dan sungai yang ada di wilayah masing-masing dengan tujuan penyelamatan lingkungan. “Sampai saat ini, kesadaran warga sudah meningkat meskipun masih dihantui persoalan pembuangan sampah ke sungai. Ini perlu kesadaran semua pihak,” tandas pejabat  yang baru dilantik beberapa waktu lalu ini. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here