Maestro Tari Legong Trisna Jelantik Tutup Usia

0
247
Almahurm Dr.dr AA. Ayu Bulan Trisna Jelantik.

Karangasem – Indonesia dan Bali khususnya kehilangan maestro Tari Legong, Dr.dr AA. Ayu Bulan Trisna Jelantik. Almarhum yang merupakan cucu Raja Karangasem itu menghembuskan nafas terakhir di RS Siloam Semanggi, Jakarta, Rabu 24 Februari 2021 pukul 00.30 WIB.

Ayu Bulan Trisna Jelantik merupakan putri sulung AA. Made Jelantik (Putra Ke-2 Raja Karangasem terakhir AA. Agung Anglurah Ketut Karangasem) dan Mekele Asri asal Belanda. Almahum kelahiran Deventer Belanda 8 September 1947 silam itu memiliki riwayat sakit kanker pankreas.

Salah satu anggota keluarga Puri Karangasem, Anak Agung Kosalia sangat berduka mendengar kabar meninggalnya Ayu Bulan Trisna Jelantik yang merupakan kakak sepupunya. “Pemakaman dilakukan di komplek pemakaman Sandiego Hills Paradise Karawang Barat,”ujarnya, Rabu 24 Februari 2021.

Anak Agung Kosalia mengenang kakak sepupunya itu senang menari Bali sejak kecil terutama tarian Legong Keraton. “Karena pintar menari, kakak Bulan Trisna sangat disayang oleh kakeknya (raja), ” ujarnya.

Di masa kepemimpinan Presiden Soekarno, Trisna Jelantik sering diminta menari Bali di Istana Presiden dan sampai akhirnya beliau menjadi penari istana. Almarhum juga merupakan seorang dokter spesialis THT yang meraih gelar doktornya di Jerman. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here