Apresiasi Simulasi, Bupati Buleleng Optimis PTM di SDN 3 Banjar Jawa

0
134
Bupati Buleleng Agus Suradnyana tinjau simulasi PTM Berbasis Prokes di SDN 3 Banjar Jawa

BULELENG – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Berbasis Protokol Kesehatan (Prokes) oleh Civitas Akademika Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Banjar Jawa, tak hanya mendapatkan acungan jempol dari Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Keseriusan pihak sekolah dalam penyediaan sarana prasarana dan pelaksana prokes, kepatuhan siswa serta dukungan dari orang tua terhadap PTM Berbasis Prokes juga diapresiasi sebagai bentuk kesadaran warga sekolah dalam adaptasi tatanan kehidupan era baru bidang pendidikan.

“Saya yakin, jika semua komponen memiliki kesadaran serta pemahaman yang sama dan bersinergi, PTM Berbasis Prokes pasti bisa dilakukan sebagai bentuk adaptasi tatanan kehidupan era baru bidang pendidikan. Ini adalah usaha bersama, mengadakan PTM dengan menjalankan prokes secara ketat, seperti kita simulasikan hari ini,” tandas Bupati Suradnyana, usai meninjau simulasi PTM Berbasis Prokes di SDN 3 Banjar Jawa, Kamis 4 Februari 2021 .

Bupati Suradnyana menegaskan, pemberian ijin PTM kepada sekolah sangat tergantung kesiapan dari sekolah dalam memenuhi sarana prasarana dan pelaksana prokes, serta kesiapan pelaksanaan prokes, 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

“Yang paling terpenting adalah persetujuan dan dukungan orang tua siswa. Semua pihak bersinergi, penerapan prokes tidak hanya di sekolah, tapi juga di rumah dalam pengawasan orang tua,” tegasnya.

Suradnyana menilai, protap yang disimulasikan sudah sangat bagus.

“Tapi saya minta tambahkan satu, BPBD nanti tolong sediakan satu masker untuk setiap siswa setiap hari. Begitu datang, di cek suhu, buka masker dibuang, kasih masker yang baru. Saya khawatir maskernya tidak steril dari rumah. Namanya anak-anak mungkin ada sembrononya. Guru-guru juga sama saya imbau ya protapnya. Saya minta penyeragaman dari sekolah, kasih masker baru setiap murid, setiap hari,” tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Buleleng Made Astika menambahkan, upaya dan persiapan pelaksanaan PTM Berbasis Prokes telah dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Semua disiapkan tanpa rekayasa. Pihak dinas maupun sekolah tidak mau mempertaruhkan kesehatan siapapun. Utamanya anak-anak peserta didik, guru dan masyarakat juga,” tandasnya.

Semua instrumen pendukung PTM Berbasis Prokes di SDN 3 Banjar Jawa juga sudah siap.

“Kami berharap, kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa terlaksana. Pertama untuk menjalankan protokol kesehatan, semua sudah siap. Kedua, tempat duduk dari anak-anak sudah kita sesuaikan semuanya, kita atur jaraknya kita buat pembatas meja dengan menggunakan akrilik. Jadi, antara murid satu dengan lainnya, prokes sudah memenuhi, bahkan melebihi dari yang dianjurkan,” tandas Astika seraya berharap semua berjalan lancar, bisa disetujui oleh pimpinan, sehingga pembelajaran tatap muka pada masa transisi dapat berjalan di Kabupaten Buleleng. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here