Jambret Hp Pedagang Asongan, Pengamen Diciduk

0
40
JAMBRET : Tersangka Plong diperiksa penyidik unit I Reskrim Polres Tabanan.

TABANAN – Fitri Wijayanto alias Plong (22) seorang pengamen  asal Bondowoso, Jawa Timur harus berurusan dengan polisi. Pasalnya , Plong telah merampas Hp milik seorang pedagang asongan di  Traffick  Light jalan By pass Sukarno perempatan  Gerokgak gede, Delod Peken, Tabanan, Senin 2 Februari 2021  sore.  Plong akhirnya berhasil ditangkap di kawasan ubung, Denpasar malam harinya.  

Penangkapan Plong berawal dari laporan korban I Made Suartana alias Pan Rini (50)  seorang buruh harian lepas asal Banjar Wanasara Kaja, Desa Bongan , Tabanan. Saat itu korban  berjualan jajan onde-onde di Traffic light Gerokgak Gede, Tabanan. Sekitar pukul 16.00 WITA, tersangka datang dan bertanya pada korban minta ijin untuk ngamen di lokasi tersebut. Namun korban menjawab jangan ijin dengan saya silahkan ijin dengan Satpol PP.

Mendapat jawab begitu, tersangka menjawab dengan kata kata kasar dalam bahasa Jawa. Korban dan  tersangka saling dorong,  kemudian korban mengeluarkan hp hendak menelpon Pak Dode (bos onde-onde). Saat itu tersangka merebut hp korban  sampai hp korban jatuh dan diinjak tersangka lanjut dikantongi. Korban berusaha meminta, namun tersangka tidak menghiraukan dan berlalu ke arah timur.

Korban terus membuntuti, sampai tersangka bertemu dengan saksi lain yang menyuruh tersangka tidak main-main. Apalagi tersangka membawa pisau. Mendapat tersebut tersangka membuang pisau dapur  di bawah mobil saksi dan sempat terjadi keributan antara korban dan tersangka tapi dilerai rekan yang lain. Kemudian korban menghubungi pecalang setempat, namun saat kembali tersangka sudah tidak ada dan penurut pedagang lalapan kebaur ke arah Timur (Denpasar). Awalnya, korban tidak langsung melapor ke polisi tetapi menyampaikan ke orang lain dan ada  yang mengunggah ke media sosial sehingga menjadi viral.

Karena viral di media sosial petugas melakukan penyelidikan termasuk dari tim Opsnal Reskrim Polres Tabanan. Tim opsnal akhirnya mendapatkan informasi kalau tersangka berada di wilayah Ubung Denpasar sesuai dengan ciri-ciri. Kemudian tersangka berhasil diamankan di  depan pos polisi depan terminal Ubung tanpa perlawanan. Petugas  juga mengamankan HP  milik korban yang akhir melapor secara resmi ke Polres Tabanan.

Kasubag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka Plong . Akibat perbuatannya Plong yang tubuhnya penuh tato tersebut dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ( perampasan) dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun.

“Tersangka langsung ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas IPTU Subagia, Rabu , 3 Februari 2021. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here